Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Ramadhanti memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi unggulan kedua asal Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie di babak 32 besar Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan Jakarta, Rabu (22/1).
Di laga yang berlangsung selama 37 menit itu, Dejan/Fadia harus mengakui keunggulan Goh/Lai melalui dua gim langsung 16-21 dan 15-21.
"Memang kami salah di pola permainan. Bola-bola awal dan servis lawan memang bagus, sementara kami salah pola permainan. Mereka juga prestasinya cukup bagus belakangan ini, selain itu mereka sudah main bareng cukup lama, jadi rotasinya bagus," kata Dejan saat ditemui usai
pertandingan.
Dejan/Fadia terlambat menemukan pola dan ritme permainan yang cocok pada gim pertama. Pasangan anyar ini tertinggal cukup jauh 1-7, sebelum akhirnya perlahan mengejar.
Selepas interval gim pertama, Dejan/Fadia mencoba mempersempit margin skor mereka melalui variasi serangan yang lebih baik.
Namun, upaya itu masih belum cukup untuk menghentikan laju Goh/Lai sampai akhirnya memenangi gim pertama dengan skor 21-16.
Di gim kedua, Dejan/Fadia masih tertinggal pada awal pertandingan. Pertahanan mereka yang kurang kokoh menjadi celah bagi Goh/Lai untuk
mengumpulkan angka dan unggul pada interval gim kedua 11-6.
Setelah interval gim kedua, Dejan/Fadia masih belum menemukan formula yang pas untuk menghadapi pasangan peringkat empat dunia tersebut, dan harus menyerah 15-21.
"Aku ingin lebih latihan lagi, lebih fokus lagi untuk main di mixed (double). Tapi sudah komunikasi juga sama pelatih untuk latihannya (di dua sektor)," ujar Fadia.
"Kita ingin lakukan yang terbaik, itu tanggung jawab kita sebagai atlet. Atlet berusaha, latihan, semangat, memberikan yang terbaik (di
setiap pertandingan). Apalagi saya juga masih baru dua minggu berlatih di PBSI," timpal Dejan. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved