Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Indonesia Masters 2026, Amalia/Fadia Masuk Babak Kedua usai Bungkam Thailand

Khoerun Nadif Rahmat
20/1/2026 20:09
Indonesia Masters 2026, Amalia/Fadia Masuk Babak Kedua usai Bungkam Thailand
Ilustrasi.(Freepik)

LANGKAH mantap diawali pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada babak pertama Indonesia Masters 2026.

Menghadapi wakil Thailand, Ornnicha Jongsathapornparn/Sukkitha Suwachai, duet baru Indonesia ini menang dua gim langsung 21-8, 21-15 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).

Kemenangan ini menjadi debut manis bagi mereka di tahun 2026 setelah pelatih melakukan perombakan besar-besaran di sektor ganda putri.

Meski sempat dipasangkan pada ajang Piala Sudirman, turnamen ini menjadi ujian perdana konsistensi mereka sebagai pasangan tetap.

Fadia mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut tidak diraih tanpa kendala. Perubahan kondisi angin di lapangan Istora sempat membuat mereka harus bekerja ekstra untuk menyesuaikan diri di awal laga.

"Cukup senang dengan hasil hari ini. Karena ada perbedaan kondisi angin, awal-awal tadi sempat menyesuaikan kondisi lapangan dulu. Sejauh ini komunikasi aman, hanya tinggal mematangkan rotasi di lapangan," ujar Fadia usai laga.

Tiwi pun mengamini hal tersebut. Baginya, bertandem dengan pemain berpengalaman seperti Fadia adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan maksimal. 

"Di depan net, Kak Fadia sangat cepat seperti wiper. Pengalamannya jauh di atas saya. Saya harus bisa mengimbangi dan terus belajar," kata Tiwi.

Keputusan pelatih untuk memecah pasangan lama, seperti Fadia dengan Apriyani Rahayu maupun Tiwi dengan Lanny Tria Mayasari, dinilai sebagai upaya mencari komposisi terbaik. Fadia menyebut bahwa saat ini ada empat pasangan baru di ganda putri yang diberi kesempatan serupa.

"Mungkin ini yang terbaik menurut pelatih saat ini dan ini sudah menjadi kemauan bersama setelah komunikasi. Kami sudah ada jadwal untuk satu tahun ini, tetapi fokus kami sekarang adalah melihat sejauh mana level kami melalui proses di setiap pertandingan," tutur Fadia.

Selain soal teknis, kedua pemain juga memuji atmosfer Indonesia Masters tahun ini yang dinilai lebih meriah dibandingkan edisi sebelumnya. Dukungan penuh penonton di Istora menjadi energi tambahan bagi mereka untuk menatap babak selanjutnya.

"Tahun ini lebih meriah, penontonnya lebih ramai, dan fasilitasnya sangat bagus," pungkas Fadia. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya