Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA tujuh kali turnamen Grand Slam dan mantan petenis nomor satu dunia Venus Williams mendapatkan wildcard untuk tampil di Australia Terbuka 2023, yang akan dimulai pada 16 Januari di Melbourne Park.
Petenis Amerika Serikat (AS) berusia 42 tahun, yang dua kali menjadi finalis Australia Terbuka, akan tampil untuk ke-22 kalinya di turnamen Grand Slam tersebut, setelah melakukan debutnya di turnamen itu, 25 tahun lalu pada 1998.
"Saya sangat senang bisa kembali ke Melbourne untuk bertanding di Australia Terbuka pada Januari," kata Williams, seperti disiarkan dalam laman resmi WTA, Senin (19/12).
Baca juga: Alcaraz Optimistis Fit untuk Tampil di Australia Terbuka
"Saya telah berkompetisi di negara ini selama lebih dari 20 tahun dan komunitas Australia selalu mendukung saya dengan sepenuh hati. Merupakan suatu kehormatan bermain untuk para penggemar lagi, dan saya berharap dapat membuat lebih banyak kenangan di turnamen tahun ini," lanjutnya.
Williams hanya memainkan empat turnamen pada 2022, dan akan kembali ke Melbourne untuk pertama kalinya sejak tersingkir di putaran kedua pada 2021.
"Venus bukan hanya pemain yang luar biasa dan favorit penggemar, dia adalah panutan dan pemimpin yang hebat dalam olahraga kami dalam banyak hal," kata direktur turnamen Australia Terbuka Craig Tiley.
"Kami senang menyambutnya kembali ke AO pada Januari," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Profil lengkap Leylah Fernandez, petenis unggulan Kanada yang dikalahkan wakil Indonesia Janice Tjen di putaran pertama Australian Open 2026.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Venus menyatakan kesiapannya menghadapi tantangan di Melbourne Park, sekaligus menjadi petenis putri tertua yang tampil dalam turnamen tersebut pada usia 45 tahun.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
VENUS Williams harus mengakhiri langkahnya di babak pertama Auckland Classic setelah kalah tiga set dari petenis Polandia, Magda Linette, Selasa (6/1), menuju Australia Terbuka.
Sebelum ke Melbourne, Williams akan mengawali perjalanannya di Auckland Classic pekan depan.
Venus Williams, legenda tenis AS, comeback di usia 45 tahun untuk berlaga di Auckland Classic 2025, menegaskan semangat juangnya yang abadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved