Selasa 06 Desember 2022, 23:19 WIB

Gregoria Janji Berjuang hingga Akhir

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
Gregoria Janji Berjuang hingga Akhir

AFP
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.

 

UNDIAN BWF World Tour Finals 2022 memastikan tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung berada di grup yang terbilang berat. Gregoria menghuni grup A bersama unggulan pertama dari Tiongkok Chen Yu Fei, An Se Young (Korea Selatan), dan Akane Yamaguchi (Jepang).

Walau berat, Gregoria tidak mau kalah sebelum bertanding. Tampil pertama kali di turnamen yang hanya diikuti delapan pebulu tangkis terbaik dunia, Gregoria berjanji akan berjuang maksimal dari awal hingga akhir.

"Di tahun ini saya sudah pernah bertemu dengan mereka semua dan semuanya sulit, begitu juga dengan pertandingan nanti. Jadi saya mau fokus ke tiga pertandingan di grup dan coba untuk fight dari pertandingan awal," tegas Gregoria dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (6/12).

"Seandainya hasilnya tidak sesuai dengan keinginan, saya mau berjuang hingga pertandingan terakhir. Fase grup kan tidak sekali kalah langsung gugur," imbuhnya.

Sudah mengantongi kekuatan calon-calon lawan tapi Gregoria mengaku tetap akan ada penyesuaian pola main yang berbeda dengan sebelumnya, mengingat kondisi lapangan yang berangin.


Baca juga: Pelatih: Rinov/Pitha Punya Peluang ke Semifinal World Tour Finals


"Kondisi lapangan di sini agak berangin, berbeda dengan saat pertemuan terakhir saya dengan mereka di turnamen sebelumnya jadi pasti ada perubahan permainan walau mungkin tidak banyak," terang Gregoria.

"Saat pertandingan saya akan coba menyeimbangkan dulu pola permainan mereka," kata Gregoria.

Sementara pelatih tunggal putri Herli Djaenudin berharap, grafik penampilan menanjak dari Gregoria pada beberapa turnamen terakhir dapat berlanjut di BWF World Tour Finals 2022. Herli berpesan kepada Gregoria untuk bermain lepas di setiap pertandingan.

"Bagi saya tidak masalah, Grego mau bertemu siapapun karena terus terang bebannya ada di mereka, bukan di Grego. Grego datang dengan nothing to lose, harusnya ini menjadi keuntungan dia untuk bisa bermain lepas, habis-habisan dan tidak menutup kemungkinan mampu membuat kejutan," tutur Herli.

Herli menuturkan peningkatan yang didapat Gregoria sepanjang tahun 2022 dikarenakan karena mental dan kepercayaan dirinya sudah kembali. Faktor komunikasi mengambil peranan penting dalam hal ini.

"Terutama komunikasi saya dengan Grego juga dengan Kak Rionny (Mainaky), bagaimana kami terus memotivasi dia, mengingatkan dia bahwa apa yang dia dapat di akhir tahun ini karena mentalitas dia yang semakin percaya diri dan latihan yang tambah semangat," tegas Herli. (OL-16)

Baca Juga

Antara

Tim Rifle RI Menaruh Asa di Beregu Campuran dan Putri

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 02 Februari 2023, 20:21 WIB
Dalam ajang Piala Dunia Menembak ISSF, sektor beregu campuran dan sektor putri yang menjadi andalan timna Indonesia, ditargetkan bisa...
ANTARA FOTO/Reno Esnir

KPK: Mundurnya Direktur Penuntutan Tidak Berkaitan dengan Kasus Formula E

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 02 Februari 2023, 18:54 WIB
Juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri mengamini Fitroh sudah kembali ke Kejaksaan Agung. Namun, tidak berkaitan dengan penyelidikan...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Indonesia Loloskan Empat Pasang Ganda Campuran Ke Perempat Final

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Kamis 02 Februari 2023, 18:13 WIB
Empat pasang ganda campuran Indonesia sukses memastikan tempat di babak perempat final kejuaraan bulu tangkis Thailand Masters...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya