Jumat 30 September 2022, 22:21 WIB

PBSI: Masalah Kevin Sanjaya dan Pelatih Herry IP Kelar

Dhika Kusuma Winata | Olahraga
PBSI: Masalah Kevin Sanjaya dan Pelatih Herry IP Kelar

AFP
Kevin Sanjaya

 

KETUA Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna menyatakan perselisihan yang dialami Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatih kepala ganda putra Herry Iman Pierngadi atau Herry IP sudah terselesaikan. Keduanya berdamai dan saling memaafkan.

Agung menegaskan federasi tak ingin gesekan-gesekan berpotensi mengganggu pelatnas yang sekarang fokus bersiap menatap Olimpiade 2024. Sebab itu, susasana pelatnas yang kondusif dengan semangat kekeluargaan perlu dijaga.

"Masalah itu tidak ada lagi. Saya memahami teman-teman atlet mungkin masih muda sehingga gesekan-gesekan itu ada dan kadang-kadang terluapkan ke publik tapi itu sudah berhasil kita atasi," ucap Agung dalam konferensi pers, Jumat (30/9).

Agung menyebut gesekan yang terjadi antara pemain dan pelatih wajar sebagai bagian dinamika. Pasalnya, kata Agung, satu tahun terakhir ini pelatnas dihadapkan pada situasi yang lebih menuntut setelah dua tahun pandemi covid-19. Intensitas latihan dan turnamen pun makin banyak.

Mantan Ketua BPK itu menegaskan pelatnas PBSI berjalan dengan sistem dan tidak ditentukan interaksi orang per orang.

"Gesekan-gesekan itu biasa. Apalagi Kevin masih muda dan Pak Herrry IP sudah senior," ujarnya.

"Saat ini PBSI sedang dalam proses persiapan untuk Olimpiade Paris 2024 dimana kick off penghitungan poin kualifikasinya mulai tahun depan Mei 2023. Karena itu kita fokus mengembangkan situasi yang kondusif di pelatnas," tambahnya.

Sebelumnya, Kevin berselisih dan berlatih terpisah tak di bawah asuhan Herry IP. Ketegangan ditengarai lantaran ketika di Indonesia Terbuka pada Juni lalu Herry IP mengeluarkan kritik terbuka terkait sikap Kevin.

Setelah berdamai, Kevin pun sudah tampil latihan bersama skuad ganda putra dengan Herry IP. Terkait masalah kepelatihan Kevin, Agung mengatakan PBSI akan mengevaluasi perkembangannya ke depan.

"Prinsipnya apa pun bisa kita laksanakan. Lanjut terus bisa, kemudian kita cari suasana baru juga bisa. Intinya masalah di antara keduanya tidak ada lagi," ucap Agung.

"Nanti kita atur mana yang paling baik, mana yang paling kondusif, dan mana yang paling bisa menjamin performa bulu tangkis kita. Atlet itu satu elemen sedangkan elemen itu banyak sistem ada kepelatihan, sport science dan lainnya," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

AFP/Yuichi YAMAZAKI

Gagal Tes Doping, Majchrzak Terkejut

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 09 Desember 2022, 12:30 WIB
Petenis berusia 26 tahun itu dinyatakan positif dalam tes doping yang diadakan pada Oktober dan...
Instagram @alexzverev123

Zverev Bermain Kembali, Enam Bulan Pascacedera di Prancis Terbuka

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 09 Desember 2022, 08:45 WIB
Zverev, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, meninggalkan lapangan Philippe Chartier di Paris, Juni lalu, menggunakan...
ANTARA/Zabur Karuru

Menpora Minta Lifter Muda Teladani Eko Yuli Irawan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 09 Desember 2022, 07:45 WIB
Eko, yang kini berusia 33 tahun, meraih dua medali perak dan satu medali perunggu di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 di Bogota,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya