Rabu 21 September 2022, 08:15 WIB

PABSI Masukkan Nama Eko Yuli untuk Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Basuki Eka Purnama | Olahraga
PABSI Masukkan Nama Eko Yuli untuk Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

ANTARA/Zabur Karuru
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan

 

WAKIL Ketua PB PABSI Djoko Pramono tetap mengajukan nama Eko Yuli Irawan ke Kemenpora untuk mengikuti Kejuaraan Dunia IWF 2022 di Bogota, Kolombia, pada 5-16 Oktober, yang menjadi kualifikasi pertama Olimpiade 2024 di Paris, Prancis.

"Kami berencana memberangkatkan 13 sampai 14 atlet. Nama Eko Yuli juga sudah kami laporkan kepada Kemenpora, tetapi masih menunggu hingga final entry," ujar Djoko kepada pewarta di Jakarta, Selasa (20/9).

Djoko mengungkapkan PABSI sudah menghitung perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk mengikuti Kejuaraan Dunia di Kolombia.

Baca juga: Citra Febrianti akan Terima Medali Perak Olimpiade 2012

"Kisarannya Rp600 juta. Kejuaraan Dunia di Kolombia itu single event bukan multievent. Artinya biasanya menggunakan biaya sendiri. Jadi kalau pemerintah mau bantu, saya sudah kirim surat, karena belum ada sponsor yang menawarkan diri," ujar Djoko.

"Eko sudah kami masukan ke daftar, tapi masih menunggu final entry. Kalau ketika final entry harus bayar, pemerintah tidak membantu atau tidak ada sponsor, ya bagaimana karena ini bukan multievent," kata Djoko.

Dalam pengiriman atlet ke Kejuaraan Dunia di Kolombia, lanjut Djoko, PABSI bakal melakukan seleksi ketat.

PABSI, saat ini, memiliki deretan atlet muda potensial, seperti Muhammad Faathir yang berada di kelas yang sama dengan Eko Yuli yakni 61 kg putra.

"Tentunya ada persyaratan. Bukan persoalan suka atau tidak suka. Eko tetap pahlawan kita. Hukum alam, yang tua pasti kalah sama yang muda. sekarang sudah muncul generasi muda kita," ujarnya.

Djoko berharap dapat mengirim lebih banyak atlet ke kualifikasi Olimpiade Paris. 

"Di Kolombia baru yang pertama. Masih ada tiga kali kualifikasi," pungkas Djoko.

Angkat besi menjadi cabang andalan Indonesia untuk mendulang medali di Olimpiade. Khusus Eko, dia telah menyumbang dua perak dan dua perunggu sejak Olimpiade 2008 di Beijing, Tiongkok. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Andika Wahyu

Tidak Ada Lagi Bus Gratis untuk Penonton WSBK Mandalika

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 September 2022, 11:30 WIB
Merujuk pada pelaksanaan WSBK 2021, seluruh biaya transportasi untuk para penonton menuju Sirkuit Mandalika digratiskan karena ditanggung...
AFP/Richard Heathcote

Mo Farah Mundur dari Maraton London

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 29 September 2022, 10:24 WIB
Maraton London sedianya akan menjadi ajang kompetitif pertamanya sejak 2019. Di Olimpiade Tokyo lalu, Farah gagal masuk skuat Inggris...
AFP/Arun SANKAR

Carlsen Terang-terangan Tuduh Niemann Curang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 September 2022, 08:45 WIB
Carlsen menyebut kecurangan adalah 'Ancaman nyata permainan catur' dan berkata, "Saya tidak ingin menghadapi orang-orang yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya