Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Serbia Novak Djokovic mengalahkan petenis non-unggulan Australia Nick Kyrgios 4-6, 6-3, 6-4, dan 7-6(3) untuk memenangi gelarnya yang ketujuh di grand slam lapangan rumput Wimbledon pada Minggu (10/7).
Dikutip Kantor Berita Reuters, petenis unggulan teratas itu meraih kesuksesan keempat kalinya secara beruntun di All England Club untuk gelar grand slam ke-21 dalam kariernya.
Baca juga: Djokovic dan Kyrgios Berdamai dan Taruhan Traktir Makan Malam
Rekor Djokovic kini mendekati rekor petenis Spanyol Rafael Nadal yang telah mengoleksi 22 gelar grand slam.
Jagoan lapangan tanah liat itu terpaksa mundur dari turnamen ini menjelang laga semifinal melawan Kyrgios akibat cedera perut. Nadal merebut gelar ke-22 grand slam setelah menjuarai French Open 2022.
Djokovic juga telah melampaui petenis Swiss Roger Federer yang masih berkutat dengan cedera panjang dan memiliki 20 titel grand slam. (S-2)
Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break.
Petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, sukses melangkah ke babak keempat BNP Paribas Terbuka setelah menumbangkan Denis Shapovalov dalam dua set langsung, 6-3 dan 6-2, Senin (9/3) WIB.
Novak Djokovic menyingkirkan wakil AS Aleksandar Kovacevic dengan skor 6-4, 1-6, dan 6-4 pada pertandingan yang berlangsung Senin (10/3) waktu setempat.
Menghadapi wakil tuan rumah, Brandon Nakashima, Alexander Zverev dipaksa bermain tiga set sebelum akhirnya menang dengan skor ketat 7-6 (7-2), 5-7, dan 6-4, Minggu (8/3) waktu setempat.
Aryna Sabalenka tampil perkasa saat menumbangkan wakil Rumania, Jaqueline Cristian, dengan skor meyakinkan 6-4 dan 6-1 di laga Indian Wells.
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved