Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP MotoGP dari tim Ducati Francesco Bagnaia, Selasa (5/7), mengungkapkan dirinya mengalami kecelakaan ketika mengendarai mobil di Ibiza saat kadar alkohol dalam darahnya tinggi.
Bagnaia, yang merupakan runner-up kejuaraan dunia MotoGP tahun lalu, sedang menjalani jeda musim panas dari kompetisi seusai GP Belanda, sebelum kejuaraan dilanjutkan di Silverstone bulan depan.
Musim ini cukup membuat frustasi sang pembalap Italia, yang mendapati dirinya empat kali gagal finis, tapi mengklaim kemenangan ketiganya tahun ini di Assen, bulan lalu.
Baca juga: Bagnaia Raih Podium Utama MotoGP Belanda
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu sedang merayakan kemenangannya tersebut di Ibiza, pulau di Selatan Spanyol yang terkenal akan hiburan malam dan tujuan para turis untuk bersenang-senang saat musim panas.
"Semalam, saya berada di Ibiza dengan teman-teman saya untuk berpesta selama jeda dari MotoGP. Kami merayakan dan bersulang untuk kemenangan saya di GP Belanda," tulis Bagnaia di Instagram.
"Ketika saya meninggalkan disko, jam 3 pagi, saya menemui bunderan ketika saya mendapati roda depan saya di selokan tanpa melibatkan kendaraan atau orang lain."
"Akan tetapi, tes alkohol yang dilakukan polisi menemukan kadar alkohol dalam darah lebih tinggi dari apa yang diizinkan oleh hukum di Spanyol."
"Saya meminta maaf atas kejadian ini; pada dasarnya saya bukan peminum dan ini adalah suatu keteledoran serius yang seharusnya tidak terjadi."
"Saya meminta maaf kepada semua orang, dan saya dapat pastikan bahwa saya telah belajar dari kesalahan ini. Jangan pernah berkendara setelah meminum alkohol."
Ducati belum memberi komentar terkait insiden tersebut dan tidak ada detail apakah sang pembalap mengalami cedera karena kecelakaan tersebut.
Bagnaia, saat ini, menempati peringkat empat klasemen pembalap, tertinggal 66 poin dari juara dunia Fabio Quartararo yang berada di puncak. (Ant/OL-1)
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi di Jalur A Jajan Tol KM 426.400 Semarang-Bawen tepatnya di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (6/1) pagi, dengan korban 1 tewas dan 6 luka.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved