Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP MotoGP dari tim Ducati Francesco Bagnaia, Selasa (5/7), mengungkapkan dirinya mengalami kecelakaan ketika mengendarai mobil di Ibiza saat kadar alkohol dalam darahnya tinggi.
Bagnaia, yang merupakan runner-up kejuaraan dunia MotoGP tahun lalu, sedang menjalani jeda musim panas dari kompetisi seusai GP Belanda, sebelum kejuaraan dilanjutkan di Silverstone bulan depan.
Musim ini cukup membuat frustasi sang pembalap Italia, yang mendapati dirinya empat kali gagal finis, tapi mengklaim kemenangan ketiganya tahun ini di Assen, bulan lalu.
Baca juga: Bagnaia Raih Podium Utama MotoGP Belanda
Pembalap yang akrab disapa Pecco itu sedang merayakan kemenangannya tersebut di Ibiza, pulau di Selatan Spanyol yang terkenal akan hiburan malam dan tujuan para turis untuk bersenang-senang saat musim panas.
"Semalam, saya berada di Ibiza dengan teman-teman saya untuk berpesta selama jeda dari MotoGP. Kami merayakan dan bersulang untuk kemenangan saya di GP Belanda," tulis Bagnaia di Instagram.
"Ketika saya meninggalkan disko, jam 3 pagi, saya menemui bunderan ketika saya mendapati roda depan saya di selokan tanpa melibatkan kendaraan atau orang lain."
"Akan tetapi, tes alkohol yang dilakukan polisi menemukan kadar alkohol dalam darah lebih tinggi dari apa yang diizinkan oleh hukum di Spanyol."
"Saya meminta maaf atas kejadian ini; pada dasarnya saya bukan peminum dan ini adalah suatu keteledoran serius yang seharusnya tidak terjadi."
"Saya meminta maaf kepada semua orang, dan saya dapat pastikan bahwa saya telah belajar dari kesalahan ini. Jangan pernah berkendara setelah meminum alkohol."
Ducati belum memberi komentar terkait insiden tersebut dan tidak ada detail apakah sang pembalap mengalami cedera karena kecelakaan tersebut.
Bagnaia, saat ini, menempati peringkat empat klasemen pembalap, tertinggal 66 poin dari juara dunia Fabio Quartararo yang berada di puncak. (Ant/OL-1)
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Berbeda dengan Formula 1 yang memiliki serikat resmi pebalap, MotoGP hingga kini belum memiliki wadah tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyelesaikan sesi tes ini dengan berada di posisi 10 dalam waktu 1 menit 29,731.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 guna memastikan keamanan dan kenyamanan armada transportasi umum
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyelidiki tewasnya pengendara sepeda motor berinisial MBAK, 23, usai terlibat kecelakaan dengan Jak Lingko di Jalan Andara Raya, Cilandak.
TIGA orang tewas di tempat akibat kecelakaan lalu lintas beruntun di ruas Tol Cipali KM 93A jalur A, tepatnya wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (4/2) dini hari.
Polisi mengungkap kronologi mobil Jetour T2 terbakar setelah ditabrak BMW di Tol Jagorawi KM 31 B arah Jakarta
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved