Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Novak Djokovic menegaskan dirinya tidak pernah meragukan kemampuannya untuk banngkit setelah tertinggal dua set untuk mengalahkan Jannik Sinner dan melaju ke semifinal Wimbledonnya yang ke-11, Selasa (5/7).
Djokovic menang 5-7, 2-6, 6-3, 6-2, dan 6-2 dan akan berhadapan dengan petenis Inggris Cameron Norrie di laga semifinal.
Ini merupakan ketujuh kalinya petenis Serbia itu bangkit dari ketertinggalan dua set.
Baca juga: Sempat Tertinggal Dua Set, Djokovic Melaju ke Semifinal Wimbledon
"Saya selalu percaya bahwa saya bisa bangkit. Saya memiliki pengalaman bangkit dari situasi semacam ini," ujar Djokovic.
"Ini hanya masalah pergantian momentum. Saya merasa awal babak ketiga adalah saat yang penting. Saya berhasil mematahkan servisnya dan berhasil bangkit," lanjut juara Wimbledon enam kali itu.
Djokovic juga bangkit dari ketetinggalan dua set di Prancis Terbuka 2021 melawan Lorenzo Musetti di putaran keempat dan melawan Stefanos Tsitsipas di laga final.
"Saya merasa Sinner bermain tanpa beban di awal laga namun dia kemudian menjadi terbebani ketika sudah unggul dua set," kata Djokovic.
"Saya bisa melihat itu dari dia. Dia tidak banyak bermain selama lima set dalam hidupnya. Dia juga tidak banyak bermain di Centre Court."
"Hal-hal itu berpengaruh. Sangat membantu jika Anda pernah mengalaminya dan akhirnya berhasil mengatasinya," pungkas petenis berusia 35 tahun itu. (AFP/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved