Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic mengamankan peluang untuk titel Wimbledon keempatnya setelah bangkit dari ketertinggalan dua set untuk mengalahkan petenis Italia Jannik Sinner di London, Selasa (5/7).
Unggulan teratas asal Serbia itu kewalahan menghadapi lawannya yang berusia 20 tahun itu sehingga kehilangan dua set pertama sebelum menutup pertandingan perempat final itu dengan kemenangan 5-7, 2-6, 6-3, 6-2, dan 6-2.
Petenis berusia 35 tahun itu mampu mengendalikan permainannya untuk mencapai semifinal Grand Slam ke-43 dan ke-11 kalinya di Wimbledon.
Baca juga: Atasi Cedera, Kyrgios Melaju ke Perempat Final Wimbledon
Trofi 20 titel mayor Djokovic belum bertambah lagi tahun ini setelah dideportasi dari Australia Terbuka menyusul sikapnya yang menolak vaksinasi covid-19 dan kemudian kalah dari Rafael Nadal di perempat final Prancis Terbuka.
Namun, Djokovic menjaga asa pertemuan dengan unggulan kedua Nadal pada laga final, Minggu (10/7), lewat comeback yang luar biasa, untuk ketujuh kalinya dalam karier Djokovic dengan menang setelah tertinggal dua set.
Sinner, yang ingin mengikuti jejak kompatriotnya Matteo Berrettini mencapai final tahun lalu, menunjukkan bahwa dia memiliki potensi sebagai juara Grand Slam masa depan tapi ia meredup setelah dibantai Djokovic.
Ketika sang petenis Serbia melakukan backhand winner untuk membuat break di gim ketujuh set kelima, sampai menjatuhkan diri di lapangan dan menirukan gaya Superman, Sinner yang unggulan ke-10 sadar dia dihadapkan dengan misi yang mustahil.
"Dua set pertama dibandingkan dengan tiga yang terakhir seperti dua pertandingan yang berbeda," kata Djokovic, yang kini menyamai capaian sepanjang masa Jimmy Connor dengan 83 kemenangan di Wimbledon.
"Dia (Sinner) pemain yang lebih baik di dua set itu, kemudian saya keluar ke lapangan dan pergi ke toilet dan berbicara kepada diri saya sendiri di kaca, ini benar adanya."
"Saya membuat break awal di set ketiga dan itu memberi saya dorongan kepercayaan diri dan saya melihat sedikit keraguan di
dirinya," lanjutnya.
Djokovic akan bertemu unggulan kesembilan Cameron Norrie di babak semifinal setelah sang petenis Inggris itu dua kali bangkit dari ketertinggalan demi mengalahkan petenis nonunggulan asal Belgia David Goffin 3-6, 7-5, 2-6, 6-3, dan 7-5. (Ant/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved