Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Wimbledon enam kali Novak Djokovic mengatasi kesalahan pada pertengahan pertandingan untuk mengalahkan petenis wild card dari Belanda, Tim van Rijthoven, guna mencapai perempat final Wimbledon yang ke-13, Minggu (3/7) waktu setempat.
Unggulan teratas yang tengah berusaha menyamai Pete Sampras sebagai petenis yang tujuh kali juara di All England Club itu mengalahkan lawannya yang berperingkat 104 dunia dengan skor 6-2, 4-6, 6-1, dan 6-2.
Petenis Serbia itu akan menghadapi unggulan ke-10 Jannik Sinner untuk memperebutkan satu tempat di semifinal setelah petenis Italia itu menyingkirkan petenis remaja dari Spanyol, Carlos Alcaraz.
Baca juga: Norrie Minta Dukungan Lebih Hebat dari Pendukung Inggris
Djokovic meluncur melewati set pembuka di bawah atap Centre Court lewat break pada gim kedua dan kedelapan.
Namun, Van Rijthoven secara mengejutkan sempat menyamakan kedudukan melawan juara Grand Slam 20 kali itu pada set kedua dengan ace ke-13 yang dipukulnya.
Namun, keadaan berbalik lagi pada set ketiga yang berlangsung selama 30 menit saat sang juara bertahan melewati dua break.
Dua break berikutnya atas petenis Belanda, yang total membuat 53 unforced error tersebut, sudah cukup bagi Djokovic untuk merebut set keempat. (Ant/OL-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved