Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putri andalan Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, melanjutkan perjalanannya menuju babak perempat final Indonesia Terbuka 2022.
Kepastian itu mereka didapati setelah menumbangkan runner-up All England 2022 Zhang Shu Xian/Zheng Yu. Melakoni pertarungan ketat berdurasi 1 jam 20 menit, Apriyani/Fadia berhak atas satu tempat di perempat final dengan memetik kemenangan rubber game 21-16, 16-21 dan 21-18.
"Alhamdulillah dengan hasil hari ini. Kami tadi tidak terlalu mikir banyak, hanya mencoba konsisten di setiap poin. Memang pasangan Tiongkok ini punya kekuatan yang bagus," jelas Apriyani seusai pertandingan, Kamis (16/6).
Baca juga: Langkah Minions Terhenti di 16 Besar Indonesia Terbuka 2022
Dari penampilan hari ini, dirinya dan Fadia belajar untuk bisa tampil konsisten hingga akhir pertandingan. Sempat kalah di gim kedua, namun kondisi itu tidak melunturkan semangat dari pasangan racikan baru tersebut.
"Di setiap gim selalu ada pelajaran yang kita dapat. Hari ini yang paling kita pelajarin adalah harus tampil konsisten di lapangan," imbuh Apriyani
Memastikan diri di babak perempat final, Apriyani/Fadia telah ditunggu ganda putri nomor dua dunia Lee So Hee/Shin Seung Chan. Pasangan asal Korea Selatan itu mengamankan tempat di perempat final setelah menumbangkan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi.
Baca juga: Bertemu Axelsen di Perempat Final, Anthony Ingin Bermain Lebih Sabar
"Buat besok pastinya harus siap capek lagi. Karena musuh juga udah sama-sama tahu pola permainan. Jadi kita harus siap capek, tahan di lapangan dan selalu fokus," tutur Fadia.
Adapun pertemuan antara kedua pasangan itu akan menjadi pertemuan kedua. Pekan lalu di Indonesia Masters 2022, kedua pasangan juga bertemu di babak perempat final. Saat itu, Apriyani/Fadia berhasil menang dengan kedudukan 15-21, 21-16 dan 21-16.(OL-11)

Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari melaju ke babak 16 besar Jerman Terbuka 2026.
GANDA putri Indonesia Lanny Tri Mayasari/Apriyani Rahayu menegaskan akan memfokuskan evaluasi pada aspek nonteknis setelah langkah mereka terhenti di semifinal Indonesia Masters 2026.
GANDA putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil menyusul Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari ke semifinal BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Apriyani/Lanny sukses mengamankan tiket perempat final Indonesia Masters usai mengalahkan wakil Hong Kong, Tsaing Hiu Yan/Yeung Piu Lam 21-17 dan 21-18.
Bertanding di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1), pasangan kombinasi baru ini menang dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-13.
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved