Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS esport Indonesia memulai perjuangan di SEA Games Vietnam, Jumat (13/5), diawali dengan laga round robin tim Free Fire.
Manajer timnas esport Indonesia Tjahyono mengatakan tim Free Fire Indonesia telah melakukan scrim atau latih tanding, Kamis (12/5), dan sudah siap untuk bertanding.
"Kemarin, kita sudah scrim untuk semua pemain di venue mencoba headset dan alat. Kami siap bertanding, secara skill dan kemampuan anak-anak sudah siap," ujar Tjahyono di Hanoi.
Baca juga: Atlet Esport Sea Games, Dijanjikan Budi Gunawan Bonus Rp 7 Miliar
Indonesia menurunkan dua tim masing-masing berisikan lima atlet yang diketuai oleh Agus Suparman, dengan Muslih Wahyudi Rachman sebagai pelatih dan Ahmad Fadly Matsuroh sebagai analis.
Pertandingan Free Fire akan dimulai pada pukul 17.00 waktu setempat. Pertarungan para atlet esport akan berlangsung hingga 22 Mei atau sehari sebelum penutupan SEA Games Vietnam.
Indonesia mengirimkan 38 atlet esport terbaik ke SEA Games Vietnam. Mereka akan berkompetisi pada lima nomor pertandingan, yaitu Mobile Legends (solo dan tim), Free Fire, FIFA Online, dan Cross Fire.
Sejumlah atlet telah tiba di Hanoi, Senin (9/5), yaitu dari tim Free Fire dan FIFA Online 4.
Sementara tim PUBG Mobile dijadwalkan tiba pada Jumat (13/5), tim Mobile Legends pada Minggu (15/5), dan rombongan terakhir tim Crossfire Selasa (17/5). (Ant/OL-1)
Ini merupakan kompetisi MLBB berskala nasional yang dirancang untuk membuka akses setara bagi pelajar dari berbagai latar belakang sekolah dan daerah.
SGGA 2025 digelar dengan lima tahap utama: Indonesia West Online Series, Indonesia East Online Series, High School Major, Wildcard Offline Tournament, hingga puncaknya Bali Major.
Turnamen Esport ini bukan sekedar kompetisi namun juga bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang aktif dan kreatif di dunia digital.
PERTUMBUHAN akademi esports di Indonesia menunjukkan tren positif dan menjadi faktor penting dalam mencetak generasi baru atlet esports profesional.
Putri Pramesti, berhasil meraih medali emas pertama di kategori eFootball Women’s dalam ajang ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025
Onic menjuarai Mobile Legends: Bang Bang League Indonesia (MPL ID) Season 15 setelah mengalahkan RRQ Hoshi di laga final di Jakarta International Velodrome, Minggu (15/6).
Andra ST, yang mengawali kariernya dari warnet, berhasil memenangkan kategori Best Performance Kreator dan Most Active Kreator.
Karier Nayya di dunia Free Fire dimulai saat ia mengenal gim tersebut dari adiknya.
Eka Gustiwana mengatakan kolaborasi Weird Genius dengan pengembang gim Free Fire, Garena Indonesia akan memberikan nuansa yang berbeda untuk para pemain gim tersebut.
Para pemain game populer seperti Mobile Legends dan Free Fire tentu akan terbantu jika dapat membeli skin atau item dengan harga lebih murah.
Evos Divine, berhasil menjadi juara Free Fire Esports World Cup (EWC) 2025 setelah menjadi pemuncak Overall Standing dalam babak Grand Finals di Riyadh, Arab Saudi, Minggu (20/7) malam.
Kemenangan ini memastikan Kagendra sebagai salah satu dari lima tim yang akan mewakili Indonesia di panggung bergengsi Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Fall.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved