Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Naya Salsabila Purwono, Dari Rebutan Ponsel hingga Jadi Pro Player Free Fire

Basuki Eka Purnama
02/12/2025 17:11
Naya Salsabila Purwono, Dari Rebutan Ponsel hingga Jadi Pro Player Free Fire
Pro Player Free Fire Naya Salsabila Purwono(MI/HO)

NAYA Salsabila Purwono atau dikenal sebagai DEWA Nayya, kini menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di industri esports Indonesia. Perempuan kelahiran Bandung, 13 Juli 2006 itu menjalani perjalanan panjang dari pemain dengan perangkat seadanya hingga menjadi pro player, YouTuber, influencer, TikToker, sekaligus Brand Ambassador DEWA United Esports.

Karier Nayya di dunia Free Fire dimulai saat ia mengenal gim tersebut dari adiknya. Kala itu, ia hanya memiliki ponsel dengan kondisi sangat terbatas yang sering mengalami ngeframe dan ghost touch, sehingga harus rebutan perangkat dengan sang adik. 

Tanpa headset, Nayya terpaksa mencari tempat sunyi seperti kamar mandi, dalam lemari, atau sudut rumah yang sepi agar bisa mendengar langkah musuh saat bermain.

Tekanan mental sempat menghampirinya ketika seorang teman melontarkan sindiran tentang pentingnya menggunakan headset. 

Ucapan tersebut nyaris membuatnya menyerah, namun kemudian justru menjadi cambuk untuk terus berlatih. Setiap pulang sekolah, Nayya menyisihkan waktu untuk push rank hingga larut malam demi meningkatkan kemampuan bermainnya.

Titik balik terjadi saat Nayya berhasil membeli ponsel pertamanya dari hasil menabung. Meskipun tidak mewah, perangkat tersebut membantunya mengikuti scrim offline di Purwokerto. 

Kejutan datang ketika tim ladies yang ia ikuti berhasil menjadi juara pertama dari 24 tim peserta, membuka jalan bagi prestasi-prestasi berikutnya di berbagai turnamen lokal dan regional.

Karier profesional Nayya dimulai saat direkrut tim Quirky sebagai pemain dengan role Support/Sniper. Ia kemudian bergabung dengan organisasi esports Brocial selama sekitar satu tahun, sebelum pindah ke tim EVA dari Malaysia milik istri GM Remmy. Setelah kontrak berakhir, peluang besar terbuka ketika DEWA United Esports merekrutnya.

Di DEWA United Esports, Nayya menjadi satu-satunya anggota yang bertahan di tengah pergantian roster, menunjukkan loyalitas dan konsistensinya. 

Bersama tim ini, ia mencatatkan prestasi penting seperti Juara 3 IFL Season 1 dan ditunjuk sebagai Brand Ambassador DEWA United Esports.

"Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan di sini. Saya belajar komunikasi, belajar menghargai keputusan, dan bertemu banyak karakter berbeda yang membuat saya berkembang," ungkap Nayya mengenai pengalamannya.

Sepanjang kariernya, Nayya telah mengumpulkan sederet prestasi mulai dari esports hingga konten kreator. Di dunia esports, ia meraih Juara 3 IFL Season 1, Juara 2 FFML Nusantara Series Banyumas, hingga Juara 1 Turnamen Offline Ladies 3 Regional Yogyakarta. 

Sebagai content creator, ia berhasil meraih Silver dan Gold Play Button YouTube, serta penghargaan Most Beautiful Creator of the Year di Free Fire Awards 2024.

Nayya memiliki visi mengembangkan karier sebagai pro player di tingkat nasional dan internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain perempuan untuk berani terjun ke dunia esports. 

Melalui kanal YouTube dan TikTok, ia ingin memberikan edukasi dan hiburan terkait gameplay serta strategi. Ia juga berkomitmen berkontribusi dalam pembinaan komunitas Free Fire untuk mencetak pemain muda berpotensi.

Perjalanan Naya Salsabila Purwono membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan. 

Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa mimpi besar dapat diraih meskipun dimulai dari perjuangan sederhana, menginspirasi banyak orang bahwa tidak ada alasan untuk berhenti mengejar cita-cita. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik