Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez akan kembali membalap, akhir pekan ini, di GP Amerika Serikat (AS) di Austin, Texas setelah dinyatakan fit oleh tim medis. Hal itu diungkapkan tim MotoGP Repsol Honda, Rabu (6/4).
"Dokter telah mengizinkan Marc Marquez kembali ke kompetisi Grand Prix setelah terjatuh dalam pemanasan GP Indonesia dan diagnosa diplopia berikutnya," ungkap Repsol Honda dalam pernyataan resmi.
"Sang pembalap Honda telah menyelesaikan rencana pemulihan konservatifnya dan siap kembali beraksi pada seri 4, Grand Prix of The Americas di Austin, Texas," lanjut tim itu.
Baca juga: Negatif Covid-19, Nakagami Siap Berlaga di MotoGP Argentina
Sebelum terbang ke AS, Marquez telah mengonfirmasi kondisi fisiknya serta penglihatannya dengan menunggangi Honda CBR600RR di Sirkuit Alcarras.
"Kemarin, saya mengonfirmasi perasaan yang baik dari beberapa hari terakhir ini di atas #CBR600rr, dan dengan persetujuan medis... kami akan menuju #AmericasGP," tulis Marquez di media sosial.
Sebelumnya, setelah terjatuh dua kali di sesi kualifikasi pertama GP Indonesia di Mandalika, Marquez mengalami highside dan terpelanting dari motornya ketika sesi pemanasan menjelang balapan dan harus diterbangkan ke rumah sakit di Mataram untuk pengecekan medis.
Marquez, akhir tahun lalu, juga mengalami diplopia gara-gara terjatuh saat latihan dengan motorcross yang menyebabkannya melewatkan dua balapan pemungkas musim.
Menyusul dampak benturan di tiga kecelakaan itu, pembalap Spanyol itu dinyatakan tidak fit membalap di Mandalika dan terpaksa pula absen di Argentina, akhir pekan lalu, karena didiagnosa kembali mengalami penglihatan ganda atau diplopia.
Menuju AS, Aleix Espargaro sementara menghuni puncak klasemen pebalap dengan 45 poin berkat kemenangan perdananya di MotoGP, sekaligus yang pertama bagi Aprilia, yang ia raih setelah menaklukkan Jorge Martin di Termas de Rio Hondo.
Setelah tiga balapan di awal musim, Marquez tertinggal 34 poin dari pemuncak klasemen dan masih memiliki 18 Grand Prix yang menawarkan potensi total 450 poin yang membuat perebutan gelar juara dunia masih terbuka lebar bagi siapa pun. (Ant/OL-1)
Pembalap Gresini Racing Alex Marquez kini membidik hasil maksimal dalam GP Amerika, yang akan digelar di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pada 28-31 Maret 2025.
Tidak hanya membukukan tiga kemenangan di tiga sesi balapan, Maverick Vinales juga mencatatkan rekor putaran (lap) tercepat di Circuit of the Americas (COTA), Austin.
Pembalap peraih delapan gelar juara dunia tersebut optimistis tim Gresini Racing mampu memberikan solusi terbaik atas kendala yang dialaminya di GP Amerika.
Maverick Vinales akhirnya keluar sebagai yang tercepat usai terjadi insiden jatuhnya pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, yang memimpin posisi terdepan di sepuluh lap terakhir.
Maverick Vinales mencetak sejarah MotoGP dengan menjadi pembalap pertama yang memenangkan grand prix bersama tiga tim berbeda yaitu Suzuki, Yamaha, dan kini Aprilia.
Maverick Vinales, yang memecahkan rekor lap di babak kualifikasi, membukukan keunggulan lebih dari 1 detik untuk meraih kemenangan di atas motor Aprilia.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved