Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MAVERICK Vinales mengatasi awal buruk setelah start dari posisi pole untuk bangkit dan menjadi juara di GP Amerika, Senin (15/4) dini hari WIB.
Pembalap rookie remaja Pedro Acosta finis kedua disusul Enea Bastianini yang melengkapi podium di Texas.
Vinales, yang merosot ke posisi ke-11 setelah mengawali balapan dengan buruk, mencetak sejarah MotoGP dengan menjadi pembalap pertama yang memenangkan grand prix bersama tiga tim berbeda yaitu Suzuki, Yamaha, dan kini Aprilia.
Baca juga : Maverick Vinales Menangi Sprint Race GP Amerika
"Terima kasih semuanya. Saya merasa kalian semua menyuntikkan semangat kepada saya," ujar Vinales kepada para pendukungnya.
"Sejarah tercipta, terima kasih Amerika. Saya sangat bahagia. Kami harus terus bekerja keras untuk membuat kecepatan ini terus bertahan," lanjutnya.
Ada drama saat GP Amerika tinggal menyisakan 10 lap lagi. Marc Marquez terjatuh, beberapa detik setelah merebut posisi terdepan. Akibatnya, peluang pembalap veteran asal Spanyol itu untuk memenangi GP Amerika untuk kali kedelapan dan kali pertama bersama tim barunya, Gresini, pun pupus.
Pemuncak klasemen pembalap Jorge Martin finis keempat dengan juara bertahan MotoGP Francesco Bagnaia menyusul di belakangnya. (AFP/Z-1)
Pembalap Gresini Racing Alex Marquez kini membidik hasil maksimal dalam GP Amerika, yang akan digelar di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pada 28-31 Maret 2025.
Tidak hanya membukukan tiga kemenangan di tiga sesi balapan, Maverick Vinales juga mencatatkan rekor putaran (lap) tercepat di Circuit of the Americas (COTA), Austin.
Pembalap peraih delapan gelar juara dunia tersebut optimistis tim Gresini Racing mampu memberikan solusi terbaik atas kendala yang dialaminya di GP Amerika.
Maverick Vinales akhirnya keluar sebagai yang tercepat usai terjadi insiden jatuhnya pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, yang memimpin posisi terdepan di sepuluh lap terakhir.
Maverick Vinales, yang memecahkan rekor lap di babak kualifikasi, membukukan keunggulan lebih dari 1 detik untuk meraih kemenangan di atas motor Aprilia.
Jorge Lorenzo akan berperan sebagai pelatih Maverick Vinales yang meninjau kondisi fisik jelang balapan dengan fokus pada menu latihan rutin dan proses pemulihan pasca balapan.
Maverick Vinales sebelumnya absen cukup lama setelah menderita ketidaknyamanan ketika bersaing di GP Indonesia, Oktober lalu
Pembalap Red Bull KTM Pol Espargaro, yang berperan sebagai pembalap cadangan, akan menggantikan Maverick Vinales di GP Australia dan GP Malaysia, karena Vinales mengalami cedera.
Vinales masih sempat turun di sesi kualifikasi MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (4/10).
Bagi Pol Espargaro, kesempatan ini sekaligus menjadi ujian berbeda setelah sebelumnya menjalani serangkaian tes di Balaton Park.
Marquez unggul cukup meyakinkan atas Maverick Vinales.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved