Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN bintang tenis Ukraina Alexandr Dolgopolov, Senin (21/3), mengecam para petinggi tenis dunia yang disebutnya tidak memiliki keberanian untuk mengecam invasi Rusia ke Ukraina dengan melarang para petenis asal 'Negeri Beruang Merah' itu berkompetisi.
"Seperti yang saya katakan kepada ATP, saat ini, tenis dunia adalah pengecut," ujar mantan petenis berusia 33 tahun yang kini berada di Kiev untuk melawan invasi Rusia.
"Mereka tidak memiliki keberanian. Menurut saya tidak cukup hanya mengatakan, kami antiperang," lanjutnya.
Baca juga: Medvedev Berusaha Kembali ke Peringkat Satu Dunia di Miami Terbuka
Dolgopolov memenangkan tiga gelar ATP sepanjang kariernya dan mencapai peringkat tertingginya, 13 dunia, pada 2012. Dia memutuskan gantung raket pada Mei 2021 karena cedera pergelangan tangan yang kerap kambuh.
"Saya rasa tenis dunia mengambil sikap yang pengecut. Rusia harus dilarang ambil bagian dalam apa pun yang diadakan di dunia," tegasnya.
"Pasalnya, mengatakan, 'Saya antiperang' tidaklah cukup. Atlet mereka harus mengecam pemerintah dan mengakui adanya pembunuhan massal."
"Jika mereka mengaku bersipak netral, saya rasa hal itu tidak bisa diterima pada saat ini. Semua warga Rusia harus membayar mahal atas agresi yang dilakukan pemerintah mereka," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved