Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH gagal tampil di Australia Terbuka pada bulan Januari lalu akibat dirinya dideportasi dari Australia karena masalah vaksin covid-19, petenis nomor satu dunia Novak Djokovic bertekad untuk tampil lebih baik dan menyabet gelar juara di turnamen tenis besar lainnya.
Petenis berusia 34 tahun itu mengakui bahwa kegagalan di Australia itu meninggalkan bekas untuknya , tetapi itu tak menyurutkan semangatnya untuk mengincar kemenangan lagi.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa semuanya akan sama ketika saya kembali ke lapangan. Tetapi ada alasan tambahan untuk bermain lebih baik dari sebelumnya," kata Djokovic dikutip dari AFP, Jumat (18/2).
Petenis nomor satu dunia itu mengungkapkan ambisinya untuk bermain di turnamen-turnamen besar, termasuk merebut medali emas di Olimpiade Paris 2024 untuk mengukuhkan gelar golden slamnya.
"Saya sedang mempersiapkan dan berencana untuk berpartisipasi dalam Olimpiade di Paris dan mewakili Serbia," sebut Djokovic.
Baca juga: Leo/Daniel Bawa Indonesia Imbangi India 1-1 di BATC 2022
Berbicara tentang vaksinasi covid-19, Djokovic menolak tuduhan bahwa dirinya anti vaksin covid-19, dia mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan dirinya akan melekakuannya di masa mendatang, tetapi untuk saat ini dirinya belum akan melakukannya.
"Saya tidak suka dikaitkan dengan inisiatif atau komunitas tertentu. Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya termasuk dalam inisiatif apa pun," tegasnya
"Saya tetap berpikiran terbuka. Segalanya mungkin dalam hidup, kita akan melihat bagaimana situasinya akan berkembang, tetapi saat ini saya memutuskan untuk tidak melakukannya (divaksinasi)," terangnya.
Petenis serbia itu menyebutkan bahwa dia mendapat banyak dukungan terkait pendiriannya untuk tidak melakukan vaksinasi covid-19 dari petenis dunia lainnya. Dia bahkan mengatakan mendapat dukungan dari petenis Asutralia Nick Kyrgios yang sempat memiliki kesalah pahaman dengannya di masa lalu.
"Saya mendapatkan pesan teks dukungan dari Medvedev. (Nick) Kyrgios paling mengejutkan saya karena kami memiliki kesalahpahaman di masa lalu," kata Djokovic.
"Saya berterima kasih padanya dan pemain lain yang mendukung saya (Alexander) Zverev dan banyak pemain wanita seperti Alize Cornet," jelasnya.
Setelah gagal tampil di Australia Terbuka, dalam waktu dekat Djokovic dijadwalkan akan berpartisipasi dalam turnamen ATP 500 di Dubai, yang akan diadakan mulai Senin (21/2) waktu setempat , di mana vaksin covid-19 tidak diwajibkan. (Rif/AFP/OL-09)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
KABAR kembalinya sang ratu tenis dunia, Serena Williams, ke sirkuit profesional kembali memanas. Pemilik 23 gelar Grand Slam tersebut menolak untuk menutup peluang dirinya kembali.
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved