Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor dua dunia Aryna Sabalenka selamat dari krisis servis untuk meraih kemenangan 1-6, 6-4, dan 6-2 atas Wang Xinyu dan terhindar dari tren bergugurannya petenis unggulan di Australia Terbuka, Kamis (20/1).
Bertanding di lapangan tepat setelah unggulan ketiga Garbine Muguruza dan unggulan keenam Anett Kontaveit tersingkir di putaran kedua, Sabalenka tampak akan mengikuti keduanya ketika dia melakukan kesalahan ganda enam kali di gim pembuka
Kesalahan ganda yang ke-12 membuat petenis peringkat 100 dunia Wang mengambil set pembuka, tetapi meskipun kesalahan servis terus berlanjut, petenis Belarus itu bangkit untuk menyamakan kedudukan di Rod Laver Arena.
Baca juga: Sebut Dirinya Dinosaurus, Cornet Singkirkan Muguruza dari Australia Terbuka
Sabalenka harus mengandalkan sisa permainannya untuk menjauhkan diri dari masalah karena kesalahan ganda terus terjadi -- ada 19 kesalahan di seluruh pertandingan -- tetapi akhirnya mengalami kemajuan ketika Wang melakukan pukulan panjang dengan forehand.
"Saya sudah memiliki banyak pengalaman bermain tanpa servis jadi saya hanya mengatakan pada diri sendiri 'Kamu memiliki cukup pukulan untuk tetap memenangi pertandingan meskipun kamu tidak bisa melakukan servis'," kata Sabalenka.
"Mentalitas seperti ini membantu saya untuk tetap berada dalam permainan dan benar-benar menemukan servis saya," lanjutnya.
Sabalenka, yang melakukan 12 kesalahan ganda saat bangkit dari ketertinggalan dalam pertandingan putaran pertama melawan petenis wildcard Australia Storm Sanders, Selasa (18/1), akan menghadapi finalis Prancis Terbuka 2019 Marketa Vondrousova di putaran ketiga.
"Ini lawan tangguh lainnya, saya telah memainkan pertandingan hebat melawannya," kata Sabalenka.
Iga Swiatek akan menunggu Sabalenka di babak perempat final jika mereka berdua mampu bertahan sejauh itu, dan dia adalah satu-satunya unggulan teratas pada laga Kamis (20/1) yang melewati pertandingannya tanpa masalah.
Unggulan ketujuh mantan juara Prancis Terbuka itu mengukuhkan penampilannya yang kuat dengan mengalahkan Rebecca Peterson 6-2 dan 6-2 di John Cain Arena.
"Memulai pertandingan dengan percaya diri cukup penting bagi saya," kata petenis Polandia itu.
"Saya merasa seperti mendominasi sejak awal. Setelah istirahat, jauh lebih mudah untuk maju," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved