Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MAX Verstappen telah dirundung oleh juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton dan tim Mercedes pada musim ini. Hal itu dikatakan mantan bos Formula 1 Bernie Ecclestone.
Verstappen dan Hamilton, saat ini, mengantongi poin yang sama saat Formula 1 tinggal menyisakan satu balapan lagi, GP Abu Dhabi, Minggu (12/12), dan Ecclestone menyebut perang urat syaraf yang dilontarkan Hamilton dan Mercedes telah berhasil mempengaruhi Verstappen.
Ecclstone, orang yang bertanggung jawab mentransformasi Formula 1 menjadi raksasa global senilai miliaran dolar mengatakan CEo Mercedes Toto Wolff dan Hamilton tidak bersikap 'adil' terhadap Verstappen.
Baca juga: Jelang Pensiun, Raikkonen Mengaku Puas dengan Kiprahnya di Formula 1
Juli lalu, Verstappen unggul 32 poin atas Hamilton sebelum memontum beralih ke timnas Mercedes dengan Hamilton berusaha menjadi juara dunia untuk kedelapan kalinya.
Kemenangan gemilang Hamilton di Brasil, Qatar, dan akhir pekan lalu di Arab Saudi berarti, untuk pertama kali sejak Emerson Fittipaldi dan Clay Regazzoni pada 1974, gelar juara akan ditentukan di balapan terakhir.
"Max adalah bocah dibandingkan Lewis dan yang terburuk adalah Lewis didukung oleh kampanye publik yang masif," ujar Ecclestone.
"Mereka terus menekan Max dan direktur balapan juga ikut terlibat karena Toto mengadu ke mereka."
"Mereka merundung Max dan itu tidak adil. Ini adalah perang urat syaraf," lanjutnya.
Ecclestone, 91, mengatakan jika mengacu pada perang urat syaraf, hamilton jauh lebih kuat ketimbang Verstappen.
"Max memiliki pengalaman dalam membalap namun tidak memiliki kecerdasan jalanan seperti Lewis. Kesadaran bahwa dia bisa menang karena mobil Mercedes lebih cepa membuat Lewis jauh lebih kuat dibandingkan Max," papar Ecclestone.
"Bagi Max, ini adalah musim pertama dia memiliki mobil yang berpeluang menang setelah sebelumnya tidak bisa bersaing dengan Lewis," lanjutnya.
Ecclestone menyebut persaiangan antara Hamilton dan Verstapen adalah hal yang positif bagi Formula 1.
"Ini sangat bagus bagi Formula 1. Di tahun sebelumnya, orang sudah tahu siapa yang akan menjadi juara. Tahun ini berbeda sehingga sangat mengasyikan," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Lando Norris resmi mengamankan gelar Juara Dunia Formula 1 perdananya di GP Abu Dhabi. Para rival seperti Verstappen, Hamilton, Russell, Sainz hingga Piastri memberi selamat.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Max Verstappen, secara terbuka menyatakan harapannya Red Bull bisa tampil lebih kompetitif demi menandingi dominasi Mercedes di Formula 1 musim ini.
Max Verstappen, harus puas finis di posisi keenam GP Australia dengan selisih waktu yang cukup mencolok, yakni 54,617 detik dari sang pemenang, pembalap Merceds George Russell.
George Russell sukses meraih pole position di F1 GP Australia 2026. Simak drama kecelakaan Max Verstappen dan kejutan Kimi Antonelli dalam kualifikasi Melbourne di sini
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved