Selasa 16 November 2021, 09:15 WIB

Federer Terancam Absen di Australia Terbuka

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Federer Terancam Absen di Australia Terbuka

AFP/Glyn KIRK
Petenis Swiss Roger Federer

 

PELATIH Roger Federer, Ivan Ljubicic, mengatakan petenis asal Swiss itu kemungkinan tidak akan bermain di Australia Terbuka tahun depan tetapi masih bertekad untuk kembali ke turnamen tenis.

Juara Grand Slam 20 kali itu tidak aktif sejak kalah di perempat final Wimbledon, Juli lalu, dan menjalani operasi lutut.

Ditanya apakah Federer akan kembali beraksi untuk turnamen besar pertama 2022 pada Januari mendatang, mantan peringkat tiga dunia Ljubicic mengatakan tanda-tanda untuk mengarah ke hal itu tidak begitu kuat.

Baca juga: Djokovic Dapat Trofi Petenis Nomor Satu Dunia Akhir Tahun

"Saya pikir ada sangat sedikit peluang, dia masih dalam pemulihan dan mengenal dirinya, dia ingin memastikan dia bisa bermain untuk memenangi turnamen dan berada dalam kondisi 100%," kata mantan pemain tenis profesional Kroasia itu, Senin (15/11).

"Jadi, saya pikir, Australia Terbuka bukanlah kemungkinan yang nyata saat ini. Tapi dia akan melangkah selangkah demi selangkah karena dia berusia 40 tahun sekarang dan dia harus bersabar. Dia tidak bisa pulih secepat dulu," lanjutnya.

Federer imbang dengan Rafael Nadal dan Novak Djokovic dalam catatan gelar juara Grand Slam tunggal putra dan penyelenggara Australia Terbuka berharap tiga petenis yang mendapat julukan Big Three itu dapat bertanding di Melbourne Park.

Nadal, yang memiliki masalah cedera, mengatakan akan hadir di sana, tetapi Djokovic menolak mengonfirmasi kehadirannya sampai badan pengelola olahraga tenis di Australia, Tennis Australia, mengungkapkan protokol kesehatan untuk turnamen tersebut.

Petenis peringkat satu dunia asal Serbia itu belum mengonfirmasi apakah dia telah divaksin covid-19, prasyarat untuk memasuki Australia berdasarkan aturan saat ini.

Pemerintah Australia mengatakan akan menerima pemain yang tidak divaksin selama mereka siap menjalani karantina selama 14 hari.

Perdana Menteri Victoria Dan Andrews telah menjelaskan bahwa negara bagian itu tidak akan memberikan pengecualian untuk pemain yang tidak divaksin.

Tennis Australia telah berulang kali mengatakan negosiasi dengan pemerintah mengenai masalah ini sedang berlangsung.

Sementara itu, Ljubicic yakin Federer belum berpikir untuk gantung raket.

"Kami telah berbicara dan saya dapat menjamin dia ingin kembali bermain tenis," kata Ljubicic.

"Ketika dia memutuskan untuk berhenti, dia akan pensiun, tetapi saya tidak berpikir itu akan terjadi secara tiba-tiba," pungkasnya. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. PBSI

All Indonesian Final, Ganda Putra Pastikan Satu Emas untuk Kontingen Garuda

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 20:30 WIB
Dominasi ganda putra Indonesia dimulai dengan kemenangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas ganda putra tuan rumah, Tuan Duc Do/Hong...
AFP/Lillian Suwanrumpha

Melenggang Ke Final, Fajar/Rian Jaga Asa Indonesia di Thailand Terbuka 2022

👤Rifaldi Putra irianto 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 20:18 WIB
Fajar/Rian menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak final, setelah memetik kemenangan dalam pertarungan berdurasi 34...
ANTARA

Tunggal Putra Bulu Tangkis Gagal Sumbang Medali SEA Games, Pelatih Minta Maaf

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:15 WIB
Berbicara terkait kegagalan anak-anak asuhnya, pelati tunggal putra Harry Hartono menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya