Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP sepeda Annemiek van Vleuten mengabaikan jet lag perjalanan sejauh 10.000 km dari Jepang untuk menjuarai San Sebastian Classic, Sabtu (31/7), atau cuma tiga hari setelah merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020.
"Mengingat jet lag, saya merasa agak lebih lelah," kata pembalap sepeda Belanda berusia 38 tahun yang dinobatkan sebagai juara time-trial Olimpiade Tokyo, Rabu (28/7) lalu.
Dia kemudian menjalani penerbangan selama 12 jam menuju Eropa, tempat dia menghormati komitmen untuk turun membalap bersama tim Spanyol Movistar, yang berbasis di wilayah Basque.
Baca juga: Jadwal Hari Ini, Anthony Ginting Berusaha Lolos ke Final
Pembalap sepeda tangguh itu melesat sendirian dari jarak 10 km untuk menang dengan selisih hampir satu menit.
"Ini txapela pertama saya," kata dia merujuk baret tradisional Basque, yang diberikan kepada juara lomba balap sepeda ini yang baru dua kali melombakan nomor putri.
"Saya lelah sekali dan mengalami jet-lag. Saya tidak bisa tidur banyak selama dua hari terakhir," aku Van Vleuten tentang perjalanan pulang jauhnya dari Tokyo.
Namun, dia dan timnya memiliki waktu untuk melewati jalur tersebut lebih dulu.
"Ini lebih merupakan kemenangan luar biasa seluruh Tim Movistar," kata dia seperti dikutip AFP.
Van Vleuten bisa saja memenangkan dua medali emas Olimpiade Tokyo jika bukan karena kesalahan mengenaskan di nomor road race.
Melewati garis finis, dia mengira sudah memenangkan emas seraya merayakannya dengan mengepalkan tangan ke udaraa.
Yang terjadi justru pembalap sepeda amatir dari Austria Anna Kiesenhofer yang lebih dulu finis. Tetapi, dia secara meyakinkan menjuarai nomor time trial di Fuji International Speedway.
Van Vleuten menampilkan performa dominan untuk menyelesaikan hampir satu menit di depan Anna Kiesenhofer. (Ant/OL-1)
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama di SEA Games 2025 diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill.
Hubungan antara Kanada dan AS saat ini sedang mendingin setelah Presiden Donald Trump memberlakukan tarif pada barang-barang Kanada.
Kirsty Coventry, salah satu petinggi IOC, menekankan pentingnya mengembalikan olahraga ke khitahnya sebagai ruang netral yang tidak terjamah oleh kepentingan politik praktis.
PBSI telah menyusun cetak biru menuju Olimpiade 2028.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved