Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Ambisi Jonas Vingegaard Lengkapi Gelar Grand Tour di Giro d’Italia 2026

Basuki Eka Purnama
14/1/2026 07:08
Ambisi Jonas Vingegaard Lengkapi Gelar Grand Tour di Giro d’Italia 2026
Pembalap andalan Visma/Lease a Bike Jonas Vingegaard(AFP/GREG BAKER)

PETA persaingan balap sepeda dunia musim 2026 dipastikan akan berjalan sengit. Pembalap andalan Visma/Lease a Bike, Jonas Vingegaard, secara resmi mengonfirmasi akan melakoni debutnya di Giro d’Italia di musim ini. Langkah itu diambil demi membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.

Tim Visma/Lease a Bike mengumumkan jadwal lengkap pembalap asal Denmark tersebut pada Selasa (13/1). 

Vingegaard dijadwalkan memulai musimnya di UAE Tour pada Februari, disusul dengan partisipasi di Volta a Catalunya pada Maret. 

Fokus utamanya akan terbagi pada dua ajang besar, yakni Giro d’Italia pada Mei dan Tour de France pada Juli.

Target Vingegaard di Italia bukan tanpa alasan. Setelah sukses menjuarai Tour de France edisi 2022 dan 2023, serta melengkapinya dengan gelar Vuelta a Espana tahun lalu, Giro d’Italia menjadi kepingan terakhir yang ia butuhkan untuk menyempurnakan koleksi trofi Grand Tour-nya. 

Ambisi ini sekaligus menjadi tantangan besar bagi Visma untuk mempertahankan gelar juara di Italia, setelah pembalap mereka sebelumnya, Simon Yates, menjuarai Giro 2025 sebelum mengumumkan pensiun pekan lalu.

Jalur Berbeda dengan Tadej Pogacar

Menariknya, para penggemar balap sepeda harus bersabar untuk melihat duel langsung antara Vingegaard dengan rival bebuyutannya, Tadej Pogacar. Berdasarkan jadwal yang dirilis, kedua pembalap ini tidak akan bertemu di lintasan yang sama hingga Tour de France dimulai pada Juli mendatang.

Pembalap UAE Team Emirates tersebut memilih pendekatan yang berbeda untuk musim 2026. 

Pogacar, yang telah mengonfirmasi jadwalnya sejak Desember lalu, akan lebih banyak berfokus pada balapan klasik bergengsi di awal musim. 

Ia dijadwalkan turun di Strade Bianche pada Maret, dilanjutkan dengan rentetan balapan ikonik seperti Milan–San Remo, Tour of Flanders, Paris–Roubaix, hingga Liege–Bastogne–Liege.

Strategi ini menempatkan Pogacar pada jalur perburuan gelar juara dunia pada musim panas, tepat setelah ia menyelesaikan tugasnya di Tour de France. 

Sebagai satu-satunya pembalap putra sejak era 1990-an yang mampu mengawinkan gelar Giro dan Tour dalam satu musim (2024), performa Pogacar tetap menjadi tolok ukur tertinggi di peloton profesional.

Dengan Vingegaard yang berfokus pada misi melengkapi gelar di Italia dan Pogacar yang berburu kejayaan di balapan klasik, Tour de France 2026 diprediksi akan menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di antara keduanya saat mereka akhirnya bertemu dalam kondisi puncak di Prancis. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya