Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AYUSTINA Delia Priatna mempersembahkan medali emas bagi Tim Indonesia dari nomor individual time trial putri balap sepeda SEA Games Thailand 2025, sementara cabang olahraga wushu menambah dua emas untuk mengerek total koleksi Merah Putih menjadi 46 keping pada Senin (15/12).
Ayustina tampil dominan dan menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 59 menit 18 detik untuk mengamankan posisi teratas podium. Dua pebalap tuan rumah harus puas berada di belakangnya.
Phetdarin Somrat meraih perak dengan waktu 1 jam 2 menit 31 detik, sementara Chaniporn Batriya finis ketiga dengan torehan 1 jam 2 menit 40 detik.
Emas tersebut mengulang prestasi Ayustina pada SEA Games Vietnam 2021. Namun, bagi atlet berusia 28 tahun itu, capaian kali ini memiliki makna lebih dalam karena diraih setelah melalui periode sulit dalam perjalanan kariernya.
"Buat saya, arti emas ini adalah awal dari segalanya. Titik kembali. Di saat kemarin-kemarin sempat down dan merasa putus asa. Target selanjutnya Asian Games dan Olimpiade. Insya Allah, amin," ujar Ayustina.
Tambahan emas dari Ayustina memperkaya kontribusi cabang balap sepeda Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
Sementara itu, dari arena wushu, Indonesia menambah dua medali emas. Emas pertama dipersembahkan Patricia Geraldine yang tampil sebagai yang terbaik di nomor changquan, jianshu, dan qiangshu.
Patricia mengoleksi total nilai 29.266 poin dari tiga penampilan untuk memastikan emas ke-44 Indonesia.
Posisi kedua diraih atlet Malaysia Pang Pui Yee dengan skor 29.109, sedangkan perunggu menjadi milik Le Yin Shuen dari Singapura dengan nilai 29.055.
Emas berikutnya datang dari nomor duilian bare-handed putra. Tim Indonesia yang diperkuat Ahmad Ghozali Fuaiz, Ahmad Ghifari Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi tampil terbaik dengan meraih 9.746 poin pada final yang digelar di Multi Purpose Space lantai dua Gedung Ratthaprasasanphakdi, Government Complex Chaeng Watthana, Bangkok.
Tambahan dua emas dari wushu tersebut membuat koleksi medali emas Indonesia di SEA Games Thailand 2025 kini berjumlah 46 keping, sekaligus menjaga momentum persaingan di papan atas klasemen perolehan medali. (H-2)
PEMERINTAH memberikan bonus tertinggi sepanjang sejarah SEA Games kepada atlet peraih emas pada SEA Games 2025 Thailand, yakni Rp1 miliar per atlet.
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Merah Putih meraih medali emas setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan final di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, Jumat (19/12) lalu.
Kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan pencapaian bersejarah.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved