Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTINGEN Indonesia segera tancap gas memburu medali di hari pertama SEA Games 2025 di Thailand. Setelah upacara pembukaan, seluruh mata tertuju pada beberapa cabang olahraga yang dijadwalkan mulai mempertandingkan medali emas pada hari ini, Rabu (10/12), dengan harapan besar disematkan pada arena balap sepeda.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas pertama diyakini terbuka lebar dari nomor Balap Sepeda Downhill. Aksi para rider andalan Indonesia akan berlangsung di lintasan Khao Kheow Open Zoo, Bang Phra, Si Racha District, Chonburi.
Cabang downhill memang menjadi tumpuan utama Kontingen Merah Putih. Dari sektor putra, nama Rendy Varera Sanjaya dijadwalkan turun pada pukul 09.00 WIB.
Sementara itu, harapan terbesar berada di sektor putri yang akan menampilkan dua atlet terbaik, yakni Milatul Khaqimah dan Riska Amelia Agustina.
Kepercayaan diri Indonesia di nomor ini cukup beralasan. Milatul Khaqimah, secara khusus, memiliki rekam jejak yang mengesankan. Ia tercatat sebagai juara Asia pada 2024 dan 2025.
Prestasi gemilang ini menjadikan Milatul sebagai salah satu kandidat kuat penyumbang emas pertama bagi Indonesia di ajang olahraga se-Asia Tenggara ini.
Selain balap sepeda, potensi emas bagi Indonesia juga hadir dari cabang olahraga yang paling populer: Bulu Tangkis. Setelah melalui babak penyisihan yang ketat, kedua tim beregu, putra dan putri, sama-sama berhasil melaju ke partai puncak.
Tim beregu putri akan lebih dulu berjuang merebut medali emas dengan menghadapi tim kuat sekaligus tuan rumah, Thailand. Pertandingan final ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 waktu setempat.
Setelah itu, giliran tim beregu putra yang akan tampil menghadapi rival abadi mereka, Malaysia, dalam laga yang diprediksi akan berjalan sengit.
Di samping balap sepeda dan bulu tangkis, Indonesia juga memiliki potensi medali dari sejumlah cabang olahraga lain yang memulai perebutan emas pada hari ini. Di antaranya adalah Renang, Dayung Canoe, Ju-jitsu, Petanque, Taekwondo, dan Hoki Es.
Perburuan medali emas perdana di SEA Games 2025 Thailand telah dimulai, dan Indonesia bertekad memanfaatkan momentum ini untuk segera mengibarkan bendera Merah Putih di puncak klasemen perolehan medali. (Ant/Z-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Jonas Vingegaard membidik satu-satunya gelar Tur Utama (Grand Tour) yang belum pernah ia menangi sepanjang kariernya.
Tim balap sepeda Indonesia harus menerima hasil di luar harapan pada ajang SEA Games 2025. Turun pada nomor men’s team pursuit, Indonesia gagal meraih medali emas.
CABANG olahraga balap sepeda kembali menjadi salah satu kontributor perolehan medali emas kontingen Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua perak untuk kontingen Merah Putih.
KONTINGEN Indonesia kembali menambah medali emas SEA Games 2025 dari cabang menembak serta balap sepeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved