Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
LIFTER Indonesia Eko Yuli Irawan akan bertarung memperebutkan medali di Olimpiade Tokyo 2020, pada cabang olahraga angkat besi kelas 61kg, Minggu (25/7) siang WIB.
Melakoni pertandingan di International Forum Tokyo. Boleh dibilang kelas 61kg merupakan kelas neraka karena dua jawara dunia akan unjuk kebolehan untuk meraih tempat terbaik yakni lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, yang merupakan juara pada Kejuaraan Dunia di Turkmenistan 2018, melawan andalan Tiongkok Li Fa Bin yang tercatat sebagai juara pada Kejuaraan Angkat Besi Dunia di Pattaya, Thailand 2019.
"Kelas 61kg menjadi kelas bergengsi dan paling ditunggu para penikmat cabang olahraga angkat besi. Boleh di bilang kelas 61kg itu kelas neraka karena mempertemukan dua jawara Eko Yuli Irawan dengan Li Fa Bin untuk menjadi yang terbaik," kata Pelatih Eko Yuli, Alamsyah Wijaya, dalam keterangan resmi KOI, Minggu (25/7).
Dari starting list yang dikeluarkan panitia cabang olahraga angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo, Eko Yuli Irawan menempati peringkat teratas dengan total angkatan 315 kg. Saingan terdekatnya, Li Fa Bin dari Tiongkok yang memiliki total angkatan 310 kg. Disusul Shota Mishvelidze (Georgia) 305 kg, Seraj Abdulrahim M Alsalem (KSA) 303 kg. Berikutnya, lifter angkat besi tuan rumah, Yoichi Itokazu dan Son Igor (Kazakhstan) yang masing-masing total angkatan 300 kg.
"Dari starting list itu sudah membuka peluang Eko untuk bisa menjadi yang terbaik. Tetapi, itu butuh perjuangan keras untuk bisa mewujudkannya mengingat lawan yang dihadapi juga punya prestasi yang cukup bagus," ujar Alamsyah.
Baca juga: Jelang Olimpiade, Eko Yuli Merasa Gugup
Dikatakan Alamsyah, Eko Yuli yang merupakan peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 harus fokus dan yakin akan kemampuan yang diraihnya pada saat latihan pelatnas Olimpiade. Selain itu, katanya, Eko Yuli juga harus merasa nyaman saat tampil.
"Fokus dan yakin itu menjadi kunci sukses. Fokus, semua yang dilakukannya demi kepentingan Merah Putih sehingga tidak memikirkan hal-hal lain. Dan, yakin akan kemampuannya bisa meraih hasil yang sama seperti saat menjalani latihan pelatnas Olimpiade," ungkap Alamsyah.
Berbicara masalah berat badan Eko Yuli Irawan, Alamsyah yang kini menjabat sebagai Sekjen PB PBFI (Pekumpulan Binaraga Fitness pIndonesia) mengaku tidak merasa khawatir. Apalagi, dia sudah sangat mengenal Eko Yuli Irawan.
"Soal berat badan tidak perlu dikhawatirkan. Pada saat timbang badan nanti Eko pasti bisa mencapai berat badan ideal," ungkapnya.(KOI/OL-5)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved