Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Rizki Juniansyah Dedikasikan Emas SEA Games untuk Almarhum Ayah

Khoerun Nadif Rahmat
18/12/2025 23:12
Rizki Juniansyah Dedikasikan Emas SEA Games untuk Almarhum Ayah
Rizki Juniansyah.(MI/KHOERUN NADIF RAHMAT)

LIFTER putra Indonesia Rizki Juniansyah memastikan medali emas SEA Games 2025 di kelas 79 kilogram sekaligus memecahkan rekor dunia clean and jerk dan total angkatan.

Emas tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia dan menandai raihan emas ke-50 Merah Putih di ajang tersebut. Pada angkatan snatch, Rizki membukukan 160 kilogram. Ia kemudian melesat jauh dari pesaingnya lewat clean and jerk 205 kilogram. 

Total angkatan 365 kilogram membuat Rizki unggul atas rekan senegaranya Muhammad Erry Hidayat yang meraih perak dengan total 336 kilogram, serta lifter tuan rumah Natthawut Suepsuan yang meraih perunggu dengan total 335 kilogram. Rizki mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. 

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur. Ini adalah medali emas ketiga saya di SEA Games,” ujarnya saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Kamis (18/12).

Ia menyinggung perjalanan kariernya dari perak di SEA Games 2021, emas di SEA Games 2023, hingga emas kembali di Thailand. “Insya Allah, saya akan terus mempertahankan prestasi saya, baik di SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade.”

Soal rekor dunia yang dipecahkan, Rizki menyebutnya terjadi tanpa perencanaan khusus. “Sebenarnya rekor itu tidak disengaja. Di pertandingan saya mencoba-coba saja karena ada kesempatan untuk memecahkan rekor,” katanya. 

Ia menambahkan, rekor di kelas 79 kilogram bersifat sementara karena kelas tersebut akan ditutup dan digantikan kembali ke kelas 75 kilogram menjelang Olimpiade 2028.

Dengan perubahan kelas tersebut, fokus Rizki kini tertuju pada Asian Games. “Target medali emas saya kurang satu lagi, tinggal Asian Games,” ujarnya. 

Ia mengatakan absen pada Asian Games 2022 akibat operasi usus buntu dan kini mulai mempersiapkan diri menghadapi persaingan berat di kelas 75 kilogram.

Medali emas di Thailand juga memiliki makna personal bagi Rizki. “Tentu untuk Indonesia dan untuk almarhum ayah saya. Ini saya dedikasikan untuk ayah yang melatih saya dari nol sampai sekarang,” tuturnya.

Selain sebagai atlet, Rizki kini menyandang status anggota TNI dan telah diangkat menjadi Letnan Dua. Menurutnya, hal itu membawa tanggung jawab tambahan. “Di pundak saya bukan hanya Indonesia, tapi juga Korps Marinir dan nama TNI,” ucapnya.

Mengenai bonus, Rizki menegaskan akan memanfaatkannya untuk masa depan. “Intinya untuk investasi, masa depan, dan sedekah,” katanya. Ia juga membagikan kunci konsistensi prestasi. “Intinya disiplin dan punya mental,” ujarnya, sembari mengingatkan pentingnya menjaga pola makan, tidur, dan latihan.

Kepada atlet Indonesia yang belum meraih medali di SEA Games, Rizki berpesan agar tetap bersemangat dan memanfaatkan dukungan pemerintah yang semakin baik. “Tinggal atletnya saja, mau atau tidak memanfaatkan itu,” katanya. (I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik