Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GRAND Prix Formula 1 Kanada, yang dijadwalkan pada 13 Juni di Montreal, resmi dibatalkan karena pandemi covid-19. Sebagai gantinya, Turki akan menempati slot tersebut dalam kalender musim 2021.
"Karena langkah-langkah kesehatan diberlakukan untuk memerangi covid-19, Grand Prix Kanada telah dibatalkan untuk tahun keduanya secara
beruntun," ungkap otoritas Kanada dalam sebuah pernyataan resmi, Rabu (28/4).
Ajang ini akan kembali pada tahun depan dan kesepakatan telah diraih antara penyelenggara dan pemerintah Kanada dan Quebec untuk memperpanjang gelaran tersebut selama dua tahun hingga 2023.
Baca juga: Red Bull Waspadai Kekuatan Mercedes di GP Portugal
Otoritas F1, lewat pernyataan resmi singkat, menyebut pembatasan perjalanan internasional yang diterapkan di Kanada menyebabkan mustahil
bagi siapa saja yang terlibat di balapan untuk memasuki negara tersebut tanpa menjalani karantina 14 hari.
Sebagai gantinya, Turki akan menjadi tuan rumah balapan ketujuh di kalender itu pada 11-13 Juni, satu pekan setelah Grand Prix Azerbaijan.
"Saya ingin berterima kasih kepada promotor dan otoritas Kanada atas segala upaya mereka pada beberapa pekan terakhir tapi situasi perjalanan
membuat rencana kami mustahil," kata CEO F1 Stefano Domenicali.
"Saya juga ingin berterima kasih kepada promotor dan otoritas di Turki atas kesediaan mereka menggelar balapan Formula 1," lanjutnya.
Keputusan tersebut mengakhiri ketidakjelasan selama beberapa pekan belakangan apakah ratusan staf yang harus terbang dari luar negeri bisa menggelar balapan di Kanada.
Otoritas Quebec dan Kanada sempat membahas kemungkinan menggelar balapan tanpa penonton atau memberi dispensasi karantina.
Setelah rutin digelar sejak 2005-2011, GP Turki di Istanbul Park, tahun lalu, masuk kembali ke kalender dan menyaksikan Lewis Hamilton mengunci gelar juara dunia ketujuh kali dalam kariernya. (Ant/OL-1)
Donald Trump menyerang PM Kanada Mark Carney di Davos, menyebut Kanada hidup dari "pemberian" AS.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
PM Kanada Mark Carney memperingatkan runtuhnya tatanan internasional di Forum Ekonomi Dunia (WEF). Ia menyerukan persatuan negara menengah di tengah ambisi ekspansi AS.
North American Aerospace Defense Command (NORAD) mengumumkan bahwa sejumlah pesawatnya akan segera tiba di Pituffik Space Base, Greenland.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Menlu RI Sugiono menegaskan posisi Turki sebagai mitra strategis Indonesia sekaligus menyampaikan komitmen pemerintah memperdalam kerja sama bilateral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved