Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Kepresidenan Turki membantah keras laporan yang menyebut pihaknya mengirimkan bantuan persenjataan ke Iran di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Ankara menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah bentuk disinformasi dan "propaganda hitam" yang bertujuan merusak citra diplomasi Turki.
Bantahan ini dirilis oleh Pusat Pemberantasan Disinformasi (DMM) di bawah Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki, menanggapi rumor yang beredar luas di media sosial dan sejumlah situs berita.
"Laporan yang mengklaim bahwa Turki memasok Iran dengan rudal anti-pesawat modern dan rudal drone, serta tuduhan bahwa jet tempur F-15 Amerika yang jatuh diduga terkena sistem pertahanan udara portabel Turki, adalah sepenuhnya salah dan tidak benar," tegas DMM dalam pernyataan resminya, Minggu (5/4).
Pemerintah Turki menilai klaim palsu tersebut merupakan serangan perang psikologis yang disengaja. Tujuannya adalah untuk melemahkan peran konstruktif Turki yang selama ini berorientasi pada perdamaian dan jalur diplomasi dalam mengatasi krisis regional.
"Operasi informasi ini bertujuan menyesatkan komunitas internasional dan merusak keberhasilan diplomatik negara kami yang telah diakui secara global," lanjut pernyataan tersebut.
Turki menegaskan bahwa sikap politiknya tetap konsisten pada pemeliharaan stabilitas kawasan. Ankara juga menyerukan kepada masyarakat internasional dan publik dalam negeri agar tidak mempercayai "kampanye informasi kotor" yang dapat memanipulasi opini publik serta merusak keseimbangan politik yang rapuh di wilayah tersebut.
Isu ini mencuat pasca-insiden jatuhnya jet tempur F-15 milik Amerika Serikat di wilayah Iran pada Jumat (3/4). Spekulasi mengenai jenis senjata yang digunakan untuk menjatuhkan pesawat canggih tersebut terus berkembang, hingga memicu tudingan keterlibatan teknologi militer dari negara-negara tetangga, termasuk Turki.
Dengan bantahan resmi ini, Turki berusaha mengamankan posisinya sebagai mediator netral dan mencegah terseret lebih jauh ke dalam pusaran konflik bersenjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
(Ant/Sputnik/RIA Novosti/P-4)
Pekan Suci di Yerusalem berlangsung sepi dan penuh pembatasan akibat konflik. Simak kisah warga Kristen Palestina yang bertahan di tengah tekanan dan ancaman eksodus.
atuhnya jet tempur F-15 dan A-10 milik AS di Iran menjadi pukulan telak bagi prestise Washington. Simak analisis mengenai kekacauan internal Gedung Putih dan nasib pilot yang hilang.
Ketegangan memuncak! Iran tantang balik ultimatum 48 jam Donald Trump. Simak peringatan keras dari Komandan Khatam al-Anbiya terkait ancaman "pintu neraka"
Iran resmi bebaskan kapal Irak melintasi Selat Hormuz di tengah ancaman 48 jam dari Donald Trump. Simak dampak blokade terhadap harga minyak mentah dunia.
Iran meluncurkan rudal balistik ke Israel, sebabkan kerusakan dan korban luka. Israel membalas dengan serangan udara ke Teheran.
IRAN membantah keras keterlibatan dalam serangan 4.000 rudal terhadap pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Minggu (22/3) waktu setempat.
Ketegangan di Teluk Persia memuncak. Ras Laffan Qatar dihantam rudal, sementara Arab Saudi cegat serangan drone dan rudal balistik menuju Riyadh.
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disertai dengan rekaman yang menurut militer menunjukkan serangan yang bertujuan untuk menghancurkan apa yang mereka sebut sebagai sistem pertahanan udara.
Insiden itu terjadi di Bnei Brak, tepat di sebelah timur Tel Aviv, dan kota Rosh HaAyin, lebih jauh ke timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved