Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI Indonesia sudah memastikan satu tempat di cabang atletik pada Olimpiade Tokyo, Juli mendatang, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) masih mengincar lebih banyak tiket lagi.
Lalu Muhammad Zohri menjadi satu-satunya pelari yang telah memegang tiket Olimpiade Tokyo pada cabang atletik nomor lari 100 meter putra.
Tiket Olimpiade milik Zohri berhasil ia rebut setelah mencatatkan waktu 10.03 detik dalam Golden Grand Prix, Mei 2019 lalu. Catatan waktu itu melewati batas waktu 10.05 detik yang ditetapkan World Athletics sebagai standar kualifikasi Olimpiade Tokyo.
Baca juga: KOI Yakin Kuota Atlet Indonesia ke Olimpiade akan Bertambah
Kurang dari 100 hari jelang Olimpiade Tokyo, Pelatih PB PASI Eni Nuraeni menyebut, saat ini, PASI masih mengincar tiket untuk 100 meter gawang putri dan lompat jauh putra.
"Di nomor 100 meter gawang, kami mempersiapkan Emilia Nova. Sementara Sapwaturrahman akan diturunkan di momor lompat jauh. Kami akan melakukan tryout saat ada kejuataan di Kazakhstan, akhir Mei hingga awal Juni mendatang," ucap Eni dalam keterangan resmi, Kamis (15/4).
Emilia merupakan peraih medali perak Asian Games 2018 dengan catatan waktu 13.31 detik. Ia juga sukses merebut medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina dengan catatan waktu 13.61 detik.
Untuk merebut tiket Olimpiade, Emilia harus memperbaiki catatan waktunya setengah atau satu detik untuk bisa melewati batas kualifikasi Olimpiade Tokyo nomor 100 meter gawang putri yakni 12.84 detik.
Sementara Spwaturrahman, yang merupakan peraih medali perunggu Asian Games 2018 dengan catatan lompatan 8.09 meter, dan peraih medali emas SEA Games 2019 dengan catatan lompatan 8.03 meter, harus melompat sekitar 0.15 meter lebih jauh agar bisa melewati standar kualifikasi yakni 8.22 meter.
Meskipun pandemi covid-19 sempat menghalangi pelatnas Atletik, Eni menyebutkan, saat ini, program pelatnas berjalan dengan baik.
"Kami tetap menjalankan program latihan. Memang kami tidak bisa melakukan tryout, jadi kami melakukan kompetisi internal dengan mungundang tim atletik Jakarta untuk melakukan sparring. Zohri mengikuti semua program latihan dan saat ini kondisinya sudah 85-90% siap," terangnya. (OL-1)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved