Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP penguji Honda Racing Corporation (HRC), Stefan Bradl mengaku lega usai mengetahui bahwa Juara dunia MotoGP enam kali Marc Marquez tidak akan turun pada dua seri balap di Qatar. Dikatakannya ia telah menanti ketidakpastian itu cukup lama.
Dengan Absenya pembalap asal Spanyol itu, kemungkinan Bradl akan kembali menjadi pengganti sementara Marquez dalam seri pembuka MotoGP musim 2021 di Qatar pada 28 Maret mendatang
Marquez yang tengah menjalani masa pemulihan patah tulang lengan atas kanan sejak Juli 2020 itu, telah mengkonfirmasi bahwa ia tak akan turun di dua seri balap di Qatar. Setelah dokter menyarankannya untuk tidak mengaspal dan kembali melakukan pemulihan demi menunggu konsolidasi tulangnya menjadi ideal.
Baca juga: Marc Marquez Dipastikan Absen di GP Qatar
"Saya senang keputusan sudah di ambil, karena saya juga perlu mempersiapkan mental untuk balapan. Saya sudah tahu Marc takkan berkendara di seri pembuka. Meski saya juga belum tahu apa saya harus berangkat ke Qatar atau tidak," ucap Bradl, dilansir dari Speedweek, Selasa, (23/3).
"Marc sudah melakukan segalanya sampai menit terakhir demi balapan di Qatar. Dan saya senang kini sudah ada kejelasan dan keputusan sudah diambil. Karena hari-hari ini tak mudah bagi saya, karena ketidakpastian ini cukup mempengaruhi saya dan tentu juga tim dan Marc," imbuhnya.
Kemungkinan kembalinya Bradl sebagai pembalap pengganti Marquez sejatinya sudah terlihat sejak tes pramusim beberapa pekan lalu, dimana Pria Bavaria berusia 31 tahun itu mendampingi Pol Espargaro pada tes pramusim.
Bradl bahkan sangat bersinar dalam tes pengujian di Sirkuit Internasional Losail beberapa waktu lalu, dia menjadi pembalap Honda terbaik dengan menempati peringkat pertama tercepat dengan catatan waktu 1 menit 56,013 detik pada tes pramusim hari pertama sesi ketiga, Sabtu, (6/3). (Speedweek/OL-4)
Honda menegaskan arah strategi produknya yang tidak hanya berfokus pada peluncuran model baru,
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
CEO Honda Racing Corporation (HRC), Koji Watanabe, menegaskan bahwa musim 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah tonggak sejarah bagi pabrikan asal Jepang tersebut.
Program ini menawarkan berbagai kemudahan yang dirancang untuk membantu konsumen mengambil keputusan pembelian dengan lebih cepat dan nyaman selama pameran.
Kemenangan Honda Prelude e:HEV sebagai hasil dari keseimbangan antara desain dan performa.
Honda HRC kini tengah menggenjot pengembangan prototipe dari Honda RC213V dengan spesifikasi 2026 yang telah diuji coba oleh Luca Marini di Sirkuit Misano pada September.
Pembalap Ducati Marc Marquez membuat prediksi mengejutkan terkait dengan susunan pembalap MotoGP 2027.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved