Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SIMONA Halep didapuk sebagai juara tunggal putri Wimbledon 2019. Prestasi itu diraihnya tanpa kesulitan setelah menaklukkan petenis Amerika Serikat Serena Williams pada fase final, Sabtu (13/7).
Halep hanya membutuhkan waktu 55 menit ketika menutup laga dengan skor, 6-2 dan 6-2. Halep lebih sering mendapat poin dari kesalahan yang dilakukan oleh Serena dengan 26 unforced errors yang dilakukan Serena.
Ia lebih banyak bertahan dan melancarkan servis. Itu merupakan kunci kemenangan Halep saat menghadapi Serena. Kemenangan ini berarti besar bagi Halep karena dia belum pernah menjuarai Wimbledon sebelumnya. Selain itu, Halep merupakan satu-satunya petenis putri Rumania yang pernah menang di Wimbledon.
baca juga: Federer Akui Djokovic Solid
Halep pernah menjadi petenis putri terbaik dunia pada Oktober 2017 silam. Tapi, dia tampil sebagai unggulan ketujuh ketika memastikan gelar Grand Slam keduanya lewat ajang Wimbledon 2019. Sementara itu, Serena sudah tujuh kali juara di Wimbledon. (OL-3)
LANGKAH Novak Djokovic untuk mengulang memori manis di Indian Wells 2026 harus terhenti secara dramatis. Ia dipanggil angkat koper oleh wakil Britania Raya, Jack Draper
Iga Swiatek tampil nyaris tanpa celah saat menyudahi perlawanan Karolina Muchova dengan skor telak 6-2 dan 6-0 di putaran keempat Indian Wells.
Aryna Sabalenka tampil dominan dan menyudahi perlawanan Naomi Osaka di babak 16 besar Indian Wells dengan skor 6-2 dan 6-4.
Kemenangan atas Aleksandar Kovacevic memastikan tempat Novak Djokovic di putaran keempat turnamen Indian Wells untuk pertama kalinya sejak 2017.
Carlos Alcaraz sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.
Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved