Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAIN tunggal putra asal Denmark Anders Antonsen membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan pertama Jepang Kento Momota 21-16, 14-21, dan 21-16 di final turnamen Indonesia Masters 2019 di Istora, Jakarta, Minggu (27/1).
Antonsen, yang datang ke Istora tanpa pelatih, langsung tampil menekan di gim pertama. Momota berusaha bangkit di gim kedua dan meraih tujuh poin pertama sebelum tak terkejar perolehan poinnya hingga akhir gim kedua.
Namun di gim ketiga, Momota mengaku kewalahan dengan serangan-serangan yang dilancarkan Antonsen dan kehilangan staminanya di gim penentu itu. Ketika match poin Antonsen pun berteriak kegirangan setelah Momota gagal mengembalikan bola.
"Permainan dia luar biasa. Saya agak shock dengan serangan-serangan dari Antonsen," kata Momota usai pertandingan. "Kemudian di gim ketiga stamina saya terkuras dan tidak mampu bermain seperti yang saya inginkan.... Antonsen dari kemarin memang bermain bagus," kata dia.
Baca juga: Marcus/Kevin Pertahankan Gelar Juara Indonesia Masters
Usai mengunci titel juara, Antonsen pun berlari mendekati tribun dan melemparkan kausnya ke penonton. "Sangat luar biasa bisa bermain di arena ini. Semangat bulu tangkis di Indonesia sangat hebat dan penontonnya luar biasa.... Merupakan mimpi bagi saya untuk bisa memenangi turnamen ini di Istora," kata Antonsen.
Antonsen mengatakan kunci kemenangannya hari ini adalah berusaha untuk tampil setenang mungkin. "Saya mencoba untuk tetap tenang, menjaga pikiran dan menjaga setiap hela nafas... menggunakan energi dari penonton, tapi jangan terlalu banyak. Saya harus tetap tenang," kata Antonsen.
"Saya tidak bisa menggambarkan apa yang saya rasakan... saya di semi-final dan final tanpa pelatih.... Tak terbayang melakukan di sini sendiri tapi saya juga ingin berbagi kemenangan ini dengan orang lain, terutama mantan pelatih saya," kata Antonsen yang tidak pernah menang melawan Momota selama tiga kali pertemuan terakhir. (OL-7)
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kemenangan ini sekaligus menjadi revans untuk Adnan/Indah setelah takluk dalam pertemuan terakhir menghadapi Goh/Lai di Korea Open 2025 pada September lalu.
Di babak kualifikasi Indonesia Masters 2026, Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tunggal Tailand Kantaphon Wangcharoen 21-12 dan 21-7.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Pada babak 32 besar, Fajar/Fikri mengandaskan perlawanan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh lewat dua gim langsung 21-16, 21-10.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved