Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
LILIYANA Natsir, pemain ganda campuran Indonesia yang biasa disapa Butet, pada Minggu (27/1) menyatakan gantung raket. Hal tersebut dia sampaikan beberapa jam sebelum dirinya bersama Tontowi Ahmad tampil di partai puncak Indonesia Masters 2019 yang diselenggarakan di Istora, Jakarta.
"Hari ini, Minggu 27 januari 2019, saya menyatakan untuk pensiun sebagai atlet profesional bulu tangkis. Saya tidak pernah menyesal menjadi atlet bulu tangkis. Dunia ini yang membesarkan nama saya, dunia ini yang membuat saya bisa memberikan terbaik bagi bangsa dan negara," kata Butet.
Sambil menahan air mata yang seakan tidak terbendung, Butet mengatakan tidak akan menjauh dari bulu tangkis sebagai cabang olahraga yang mengangkat namanya baik di dalam ataupun luar negeri. "Saya ingin memberikan kesempatan kepada junior saya. Saya ingin adik-adik atlet saya menjadi pemenang-pemenang baru ke depan," ujarnya.
Baca juga: Owi/Butet Mengaku Gugup Bermain Lagi di Istora
Adapun Indonesia Masters tahun ini menjadi penampilan terakhir atlet berusia 33 tahun itu sebelum memfokuskan diri pada bisnis yang digelutinya sejak 2015. Di turnamen tersebut, Butet dan Tontowi akan bertarung melawan pasangan Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong.
Selepas pensiun, Butet mengaku akan berkecimpung dalam tiga bisnis yang menjadi fokus kesehariannya yaitu Nine Familiy Reflexology dan properti di Serpong Tangerang Selatan, serta bisnis penukaran mata uang yang baru dirintisnya. "Sampai jumpa di lain kesempatan, maju terus bulu tangkis Indonesia," kata Butet. (OL-7)
Putri kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi, setelah bertarung ketat dalam rubber game dengan skor 17-21, 21-14, dan 6-21.
Putri minimal sudah mengamankan medali perunggu.
Ganda campuran Indonesja Jafar/Felisha melaju ke 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis usai mengelahkan pasangan Serbia Tomic/Vitman 21-19 dan 22-20.
Putri akan menghadapi Tomoka Miyazaki di babak kedua.
Leo/Bagas mengawali Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 di babak kedua dengan memastikan kemenangan mudah atas wakil tuan rumah Eloi Adam/Leo Rosi, dua gim langsung 21-8 dan 21-9.
Alwi Farhan memiliki catatan pertemuan kurang manis dengan Lin Chun Yi, yakni pada Australia Terbuka 2024 ketika gagal menuntaskan match point 20-16 dan akhirnya kalah.
Kemenangan pertama wakil Tiongkok disumbangkan oleh ganda putra Ou Xuan Yi/Zhang Nan yang mengalahkan pasangan Jepang, Akira Koga/Taichi Saito.
Bermain di Ken Arok, Malang, Jawa Timur, pasangan yang baru dipasangkan pada Juli itu menang dengan skor, 23-21, dan 21-15 dalam waktu 37 menit.
INDONESIA berhasil memastikan diri mendapat satu gelar juara dari Indonesia Masters 2019 yang digelar di Malang, Jawa Timur.
Kecerdasan, daya juang, dan mental pebulu tangkis perlu terus dipertajam
Belum diketahui kapan debut Winny dan Tontowi Ahmad.
Lawan Saina Nehwal di partai puncak undur diri karena cedera.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved