Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Mudik Lebaran di Kepri Dijaga 1.450 Personel Gabungan

Hendri Kremer
13/3/2026 16:00
Mudik Lebaran di Kepri Dijaga 1.450 Personel Gabungan
Sebanyak 1.450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Riau.(Dok Humas Polda Kepri)

KEPOLISIAN Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) mengerahkan sebanyak 1.450 personel gabungan untuk mengawal arus mudik dan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Operasi Ketupat Seligi 2026.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan pengamanan Lebaran tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara terpusat di seluruh Indonesia selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Operasi ini bertujuan memastikan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” katanya, Jumat (13/3).

Ia menjelaskan Operasi Ketupat Seligi 2026 melibatkan berbagai unsur lintas instansi, seperti TNI, Dinas Perhubungan, pemerintah daerah, Jasa Raharja, serta sejumlah lembaga terkait lainnya. Sebanyak 1.450 personel gabungan tersebut akan ditempatkan di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Kepulauan Riau untuk mendukung kelancaran pengamanan.

Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2026 dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Kamis (12/3).

Menurut dia, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik yang menjadi pusat mobilitas masyarakat, terutama kawasan pelabuhan, baik pelabuhan domestik maupun pelabuhan Ro-Ro.

“Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, personel juga akan melakukan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga serta memantau situasi keamanan di lokasi-lokasi keramaian,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna memastikan kelancaran operasi, termasuk dalam pemantauan arus lalu lintas, ketersediaan bahan bakar minyak, serta kebutuhan pokok masyarakat selama periode Lebaran.

“Kami berharap situasi keamanan di wilayah Kepulauan Riau tetap kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota telah melakukan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala selama musim mudik.

“Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap tarif transportasi, baik kapal laut maupun pesawat, agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Pengawasan akan terus dilakukan agar pelaku usaha tetap mematuhi ketentuan yang berlaku,” tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya