Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Polres Tuban Siapkan 4 Posko Layanan selama Mudik Lebaran

M Ahmad Yakub
12/3/2026 22:15
Polres Tuban Siapkan 4 Posko Layanan selama Mudik Lebaran
Ilustrasi(MI/M YAKUB)

KEPOLISIAN Resor (Polres) Tuban menggelar apel kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 

Dalam operasi Ketupat 2026 ini, aparat melibatkan personel gabungan dengan mendirikan sejumlah titik pengamanan pelayanan serta pos pengamanan di wilayah Kabupaten Tuban.

Apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tuban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban AKB Alaiddin, didampingi Dandim 0811 Tuban Letkol Inf. Galih Sakti Pramudyo serta Sekretaris Daerah kabupaten Tuban Budi Wiyana, Kamis (12/3).

Kegiatan apel ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban serta diikuti pasukan gabungan yang terdiri dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Dinas Kesehatan serta instansi terkait lainnya.

Dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana guna memastikan seluruh unsur yang terlibat siap melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Selain itu, apel ini juga menjadi sarana koordinasi lintas sektoral dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret mendatang. Dalam operasi ini melibatkan personel gabungan yang akan disiagakan di sejumlah titik pengamanan, pos pelayanan serta pos pengamanan di wilayah Kabupaten Tuban.

Kapolres menyatakan seluruh anggota Polres Tuban bersama instansi terkait siap mengamankan setiap kegiatan pengamanan Idul Fitri. Termasuk,  mengamankan perjalanan para pemudik maupun rumah kosong yang ditinggalkan.

"Karena banyak rumah yang kosong ditinggal pemudik, tetap kita patroli untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana, " katanya.

Soal titik kerawanan yang ada saat operasi ketupat berlangsung, Kapolres mengatakan kerawanan tidak hanya pada satu titik saja. Tetapi kejahatan terjadi jika ada kesempatan maka disitu akan muncul niat untuk berbuat suatu tindak pidana.

"Kalau titik kerawanan itu tentatif, maka kita membagi patroli rutin yang hanya merubah jam-jam rawan saja, " terang  Alaiddin.

Untuk menjaga dan membantu kelancaran perjalanan bagi para pemudik dan mengantisipasi apabila ada kendala di perjalanan. Polres Tuban juga telah menyiapkan 3 (tiga) Pos pengamanan dan 1 (satu) pos pelayanan.

Ia menjelaskan, penempatan Posko  berbeda antara tahun ini dengan sebelumnya. Jika tahun lalu pos pengamanan ditempatkan di sejumlah tempat wisata namun, untuk tahun ini difokuskan di sejumlah titik perbatasan. 

Di antaranya, perbatasan antara Kabupaten Tuban-Bojonegoro tepatnya di Kecamatan Soko, di Kecamatan Widang yang merupakan perbatasan antara Kabupaten Tuban-Lamongan dan di Kecamatan Bancar perbatasan antara Kabupaten Tuban, Jatim, dengan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, serta satu pos pelayanan di Alon-alon Kota Tuban.

"Walaupun di tempat wisata tidak ada pos pengamanannya, namun tetap kita laksanakan patroli, " tambah Kapolres.

Kapolres menambahkan dalam pelaksanaan pengamanan operasi ketupat 2026 ini sesuai dengan surat perintah sedikitnya melibatkan 180 personel Polres Tuban dibantu personel gabungan dari instansi terkait, namun untuk pelaksanaannya hampir seluruh anggota ikut terlibat.

"TNI, Polri dan dibantu pemerintah daerah tidak ada kata libur menjaga pemudik untuk tetap bahagia dalam perjalanan, " ungkap Kapolres.

Melalui pelaksanaan operasi ini diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, tertib dan lancar.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya