Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Harga Cabai Rawit di Cianjur Capai Rp140 Ribu

Benny Bastiandy
22/2/2026 19:53
Harga Cabai Rawit di Cianjur Capai Rp140 Ribu
MELONJAK: Harga cabai rawit di Pasar Muka Cianjur melonjak hingga mencapai Rp130 ribu-Rp140 ribu per kg.(MI/BENNY BASTIANDY)

HARGA komoditas cabai rawit di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencapai Rp140 ribu per kilogram. Harganya terus naik setelah memasuki Ramadan beberapa hari lalu.

Di Pasar Muka misalnya, sejumlah pedagang mengaku, harga cabai rawit melonjak cukup drastis atau naik sekitar 30-40% sejak beberapa waktu terakhir. Terutama sejak sebelum memasuki Ramadan. 

"Beberapa hari sebelum Puasa, harga cabai rawit itu sudah naik drastis. Harganya mencapai Rp80 ribu-Rp100 ribu per kg. Setelah Puasa harganya malahan terus naik. Sekarang di kisaran Rp130 ribu-Rp140 ribu per kg," kata Jenal, pedagang sembako di Pasar Muka, Minggu (22/2).

Ada berbagai faktor penyebab naiknya harga cabai rawit saat ini. Jenal menyebut  faktor paling utama yakni kondisi cuaca.

Pasalnya, cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat, terutama mendekati Ramadan. 

"Paling utama sih karena faktor cuaca. Pasokan berkurang, stok juga jadi sedikit. Akibatnya harga jadi mahal," ucapnya.

Melonjaknya harga komoditas tersebut dikeluhkan para pembeli. Namun, lanjut Jenal, masyarakat pun dengan sendirinya memahami kondisi. 

"Kalau penjualan sih normal. Masyarakat masih banyak yang membeli, mungkin karena pas mau Puasa. Cuma mereka mengeluh, naiknya harga sangat luar biasa," terang dia. 

Komoditas lain yang harganya terpantau naik yaitu bawang merah. Saat ini harganya mencapai Rp70 ribu per kilogram atau naik sekitar 15% dari biasanya. 

Sementara itu, harga cabai hijau dan cabai merah masing-masing di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Untuk komoditas lain, di antaranya kentang, sejauh ini harga terpantau masih stabil. 

"Mudah-mudahan pasokan bisa kembali normal, sehingga harga juga bisa normal," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya