Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI pertama Ramadan 1447 Hijriah di Batam diwarnai kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Lonjakan harga cabai dan daging ayam terpantau di beberapa pasar tradisional utama.
Pantauan Media Indonesia harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram. Sementara cabai merah keriting berada di kisaran Rp61.100 per kilogram dan cabai merah besar sekitar Rp52.000 per kilogram.
Harga daging ayam ras juga berada di level tinggi, yakni sekitar Rp41.050 per kilogram, sedangkan telur ayam ras di kisaran Rp32.300 per kilogram. Pedagang menyebut lonjakan permintaan pada awal Ramadan serta faktor distribusi dari daerah pemasok menjadi penyebab utama kenaikan.
Meski demikian, tidak semua komoditas mengalami tekanan harga. Beras kualitas bawah I tercatat sekitar Rp14.750 per kilogram, dan beras kualitas medium I sekitar Rp15.950 per kilogram, relatif stabil dibanding pekan sebelumnya. Minyak goreng curah berada di kisaran Rp19.050 per liter, sementara gula pasir premium sekitar Rp20.500 per kilogram.
“Biasanya beli setengah kilo, sekarang paling seperempat saja. Harganya terlalu tinggi,” ujar Rina (35), warga Nagoya, saat ditemui di salah satu pasar tradisional. Ia mengaku terpaksa mengurangi penggunaan cabai dalam menu sahur dan berbuka.
Keluhan serupa disampaikan Andi (42), pedagang gorengan. Menurutnya, kenaikan harga cabai membuat biaya produksi meningkat. “Kalau harga segini terus, kami terpaksa naikkan harga jual atau kurangi porsi sambal,” katanya.
Ketua distributor sembako Kota Batam, Ariyanto, belum memberikan keterangan resmi. Saat dikonfirmasi, ia mengaku sedang tidak berada di tempat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam juga belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
Pemerintah daerah disebut terus melakukan pemantauan harga untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama Ramadan. Namun, awal bulan suci tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga komoditas tertentu. (H-2)
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga cabai meroket dan memicu keluhan pedagang maupun pembeli. Lonjakan ini mulai terasa sejak Rabu (17/12) dan terus berlanjut hingga Jumat (19/12).
Harga bawang merah kini tembus Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar 40–50 persen, harga kacang panjang Rp21 ribu per kilogram, naik 75 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved