Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HIMPUNAN Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) mengambil langkah nyata membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana dengan membangun 20 sumur bor air bersih di sejumlah daerah. Program ini menjadi upaya jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air layak konsumsi, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Sumur bor tersebut dilengkapi dengan teknologi reverse osmosis (RO), sehingga air yang dihasilkan dapat langsung digunakan sebagai air minum. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mampu menekan risiko munculnya penyakit akibat buruknya sanitasi pasca banjir.
Ketua Umum DPP HIMPERRA, Ari Tri Priyono, menyampaikan bahwa pembangunan sumur dilakukan di titik-titik strategis di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Barat.
“Ada 20 titik sumur bor yang dibangun lengkap dengan sistem RO untuk memastikan masyarakat memperoleh air bersih yang aman,” ujar Ari dilansir dari Antara, Minggu (8/2).
Ia menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian moral organisasi, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan hidup penghuninya.
Ari menambahkan, kerja sama antara DPP dan seluruh DPD HIMPERRA di Indonesia diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat Aceh, baik secara fisik maupun psikologis, agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih nyaman.
Selain penyediaan air bersih, HIMPERRA juga menyalurkan 1.000 paket sembako untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.
Bantuan lainnya mencakup pemulihan fasilitas ibadah, seperti renovasi masjid dan mushalla, dukungan dana operasional rumah ibadah, serta distribusi Al Quran dan paket kurma guna menunjang aktivitas Ramadan.
“Penyaluran bantuan dilakukan bertahap dengan koordinasi bersama DPD HIMPERRA Aceh, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat agar bantuan tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal,” kata Ari.
Sebagai catatan, sepanjang 2025 HIMPERRA telah merealisasikan pembangunan sekitar 50 ribu unit rumah, terdiri atas 37.593 rumah subsidi dan sisanya rumah komersial di berbagai wilayah Indonesia.
Pada 2026, organisasi ini menargetkan pembangunan 75 ribu unit rumah, dengan rincian 60 ribu unit subsidi dan 15 ribu unit komersial, sebagai bagian dari komitmen mendukung hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat. (Ant/Z-10)
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh terus mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh.
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
KEPALA Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan penjelasan soal anggaran pembangunan sumur senilai Rp150 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Brigjen Anang Sumpena menegaskan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana tidak hanya bersifat tanggap darurat.
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Ditambah lagi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan deras masih sering menghantui kawasan provinsi di ujung barat Indonesia itu.
Perubahan jalur jelajah akibat bencana hidrometeorologis seperti banjir dan tanah longsor juga diduga kuat mengubah pola pergerakan serta habitat alami gajah.
Diduga akibat tersengat kawat yang dialiri arus listrik bertegangan tinggi. Saat ditemukan, belalai gajah masih dalam kondisi terlilit kawat listrik.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Seorang petani di Bener Meriah, Aceh, meninggal dunia setelah diserang kawanan gajah liar saat mencoba mengusir satwa tersebut dari kebunnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved