Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kapolda NTT Resmikan 9 Sumur Bor, Akhiri Krisis Air Bersih di Kupang

Basuki Eka Purnama
11/12/2025 12:34
Kapolda NTT Resmikan 9 Sumur Bor, Akhiri Krisis Air Bersih di Kupang
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko saat meresmikan sumur bor di Kupang.(MI/HO)

DI tengah isu kelangkaan air bersih yang telah lama menjadi persoalan kronis di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah harapan baru muncul bagi masyarakat Kota Kupang

Pada Kamis (11/12), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko meresmikan pengoperasian 9 titik sumur bor baru. Peresmian ini melengkapi upaya sebelumnya dan siap memberikan akses air bersih bagi ribuan warga yang telah lama menanti.

Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari. 

Situasi ini bukan hanya menyulitkan, tetapi juga menggerus martabat masyarakat. Dalam konteks inilah, langkah konkret dari Polda NTT menjadi solusi yang sangat dinantikan.

Rudi menegaskan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, menekankan bahwa air adalah simbol kehidupan dan martabat.

“Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga simbol kehidupan dan martabat manusia. Air adalah hidup. Di banyak tempat, air bersih bisa didapatkan dengan mudah, tetapi di NTT, air adalah perjuangan. Kami ingin menghentikan perjuangan itu,” ujar Kapolda NTT dalam sambutannya.

“Kami ingin ibu-ibu tidak lagi berjalan jauh sambil memikul jeriken, kami ingin anak-anak bisa mandi sebelum berangkat sekolah, dan kami ingin setiap keluarga hidup dengan lebih layak. Inilah bentuk kehadiran kami, menghadirkan solusi, bukan sekadar janji. Semoga setiap tetes air bersih dari sumur ini membawa harapan baru, kesehatan baru, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi saudara-saudara kami di NTT,” lanjutnya.

Peresmian 9 titik baru ini menjadikan total 18 sumur bor bantuan Kapolda NTT yang kini aktif beroperasi penuh melayani warga Kupang. Sementara itu, lima titik lainnya saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Sembilan lokasi sumur bor yang baru diresmikan tersebar di beberapa kelurahan, meliputi: Oesapa Barat RT 002, Oesapa Selatan Jl. Bumi RT 007/RW 003, Lasiana Jl. Johanes RT 030/RW 008, Namosain RT 004/RW 002, Liliba Belakang Pos Kamling RT 041, Fatukoa RT 010/RW 003, Naikoten RT 028/RW 010, Sikumana RT 023/RW 009, dan Manulai II RT 010/RW 004.

Kehadiran sumur bor ini disambut dengan sukacita oleh warga. Samuel Hanas, warga RT 030 Kelurahan Lasiana, mengungkapkan rasa terima kasihnya. 

“Selama ini, kami harus hidup dengan segala keterbatasan. Hari ini, untuk pertama kalinya kami melihat air mengalir dari tanah kami sendiri. Rasanya seperti beban lama terangkat. Terima kasih Bapak Kapolda, bagi kami ini bukan sekadar bantuan, tapi anugerah besar,” katanya.

Acara peresmian ditutup dengan penyerahan paket bantuan sosial kepada perwakilan masyarakat, memperkuat pesan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga membawa kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat. 

Pembangunan sumur bor ini menjadi wujud nyata dari gerakan kemanusiaan dan komitmen untuk mengembalikan martabat warga melalui akses air bersih yang vital. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik