Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH 52 hari berlalu sejak banjir bandang menerjang Aceh pada 26 November 2025, namun duka belum beranjak dari ribuan warga di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Di tengah klaim pemerintah bahwa situasi bencana telah terkendali, realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang bertolak belakang. Bagi warga pedalaman, narasi "aman" tersebut seolah hanya bualan demi prinsip "Asal Bapak Senang" (ABS).
Penelusuran di Kemukiman Jamat, Jumat (16/1), memperlihatkan pemandangan memilukan. Ribuan korban masih berjibaku dengan lumpur tebal dan puing kayu rimba yang menimbun pemukiman serta sawah mereka.
Di wilayah adat yang mencakup empat desa terpencil—Reje Payung, Jamat, Delung Sekinel, dan Kute Reje—rumah-rumah warga telah hilang disapu arus.
MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE--Rumah warga rusak parah akibat banjir di perkampungan Kemukan Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.Akses menuju lokasi ini adalah perjuangan fisik yang berat. Berjarak sekitar 100 km dari pusat kota Takengon, jalur transportasi hancur total akibat longsor dan jembatan putus. Hanya kendaraan mesin 4x4 atau motor trail yang sanggup menembus medan ekstrem tersebut dengan waktu tempuh mencapai empat jam.
Kondisi pendidikan di wilayah ini jauh dari kata layak. Siswa SDN 10 Linge dan SMPN 26 Takengon kini harus belajar di bawah tenda oranye milik BNPB yang gerah saat terik dan lembap saat hujan. Tanpa meja, kursi, maupun sekat pemisah antarkelas, para siswa terpaksa duduk lesehan di atas terpal.
"Saat mencatat materi pelajaran di buku tulis, terpaksa harus tengkurap atau tiarap di lantai terpal. Sang guru pun harus duduk berbaur sama dengan murid," tulis laporan lapangan di lokasi.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Desni Arianti, Guru Matematika SMPN 26 Takengon, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi aturan ketat, melainkan pemulihan trauma.
"Busana yang mereka pakai sekarang ini saja adalah pakaian layak pakai dari belas kasihan donatur. Bukan pakaian beli baru, hanya dari uluran tangan. Modelnya pun beragam bentuk dan berbagai warna, asalkan menutupi aurat," tutur Desni kepada Media Indonesia.
Tantangan keselamatan pun harus dihadapi setiap hari. Karena jembatan utama telah hanyut, siswa dari seberang sungai harus bertaruh nyawa menggunakan jembatan sling darurat—sebuah kawat gantung dengan dudukan ayunan yang ditarik manual—untuk mencapai sekolah.
Kondisi krisis ini mengundang keprihatinan dari kalangan akademisi. Ghina Zuhaira, mahasiswa Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang sedang menjalani Koas, menekankan pentingnya edukasi pemulihan mental di tengah fasilitas yang serba terbatas.
"Kehadiran mereka ke sekolah mampu mengusir trauma masa lalu dengan menggantikan menatap akan hadir masa hadapan yang cemerlang itu sudah sangat luar biasa," kata Ghina.
Hingga kini, warga Jamat masih menanti kepastian relokasi dan bantuan hunian sementara (Huntara).
Di balik kemegahan alam pegunungan Aceh, mereka seolah terisolasi dalam "penjara" alam, menanti tangan pemerintah yang benar-benar hadir melampaui sekadar laporan di atas kertas. (Z-1)
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
LAILATUL BARA'AH atau yang akrab disebut Malam Nisfu Syakban di Provinsi Aceh dirayakan dengan penuh khidmat.
Selain pembersihan bangunan, personel juga melakukan normalisasi pada 42 hektare lahan terdampak agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat.
Para mahasiswa ini akan melaksanakan berbagai program mulai 2-22 Februari 2026. Adapun pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, pada 2 dan 11 Februari 2026.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
SEBANYAK 255 unit rumah di Dusun Gondang dan Dusun Tikung, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang banner luapan Kali Pacal, Rabu (4/2) malam.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum sudah dipasang geobag dan duckbill
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Dinas Kesehatan telah menurunkan tim medis serta menyiagakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved