Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) Provinsi Riau menetapkan Rooftop Hotel Sonaview, Kota Dumai, sebagai lokasi pemantauan hilal untuk penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan rukyatul hilal tersebut akan dilaksanakan serentak secara nasional pada Selasa (17/2).
Titik pemantauan di Kota Dumai itu menjadi salah satu dari 96 lokasi rukyatul hilal yang telah ditetapkan Kementerian Agama Republik Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Muhammad Fakhri, menyampaikan bahwa pemilihan Rooftop Hotel Sonaview sebagai lokasi pemantauan didasarkan pada sejumlah pertimbangan teknis.
“Lokasi ini mudah dijangkau dan berada pada ketinggian yang dipersyaratkan. Selain itu, arah pandangan ke posisi matahari terbenam relatif lebih terbuka dibandingkan lokasi lainnya,” ujar Fakhri, Sabtu (7/2).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H diperkirakan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.
Sementara itu, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan masih berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar antara -2° 24’ 42” hingga -0° 58’ 47”, serta sudut elongasi antara 0° 56’ 23” hingga 1° 53’ 36”.
“Data ini sesuai dengan kriteria visibilitas yang digunakan, seperti kriteria MABIMS, sehingga secara teoritis hilal belum memenuhi syarat untuk dapat terlihat,” jelasnya.
Hasil pemantauan hilal dari seluruh Indonesia, termasuk dari Provinsi Riau, selanjutnya akan dibahas dalam Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 H yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI.
Keputusan resmi penetapan 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan kepada masyarakat melalui konferensi pers setelah sidang isbat selesai.
Adapun sidang isbat dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M H Thamrin No. 6, Jakarta. Sidang tersebut akan dihadiri berbagai pihak, di antaranya duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMKG, BIG, BRIN, Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, para pakar falak, pimpinan ormas Islam, perwakilan pondok pesantren, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama RI.
“Hasil hisab dan rukyat akan dibahas secara terpusat di Kementerian Agama RI. Keputusan akhir akan disampaikan kepada masyarakat sebagai pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” pungkas Fakhri. (RK/E-4)
FENOMENA Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, memiliki kaitan erat dengan penentuan awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
HILAL merupakan bulan sabit muda yang pertama terlihat setelah fase bulan baru. Di dalam kalender Islam atau Hijriah, Hilal merupakan penanda awal bulan.
Hilal nampak di Pontian Kecil, Johor, dan Kompleks Falak Al-Khawarizmi, Negri Sembilan, hingga Sabak Bernam di Selangor.
Dia pun menjelaskan mengapa terjadi perbedaan pada Indonesia dan dua negeri tetangga itu meskipun tergabung dalam jaringan MABIMS.
PANITIA pengamatan bulan di berbagai negara di seluruh dunia berkumpul untuk melihat bulan sabit Ramadan. Ini menandai dimulai bulan suci Ramadan.
MENJELANG bulan Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) resmi menetapkan 11 lokasi pemantauan hilal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved