Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM pemantau hilal dari BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang melaporkan bahwa fenomena hilal tidak terlihat di wilayah Malang, Jawa Timur, pada sore hari, Selasa (17/2), karena posisinya masih berada di bawah garis ufuk.
"Kami telah melakukan perhitungan dan saat matahari terbenam, hilal masih belum terdeteksi. Kami memastikan bahwa hilal berada di bawah ufuk," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Mamuri, dilansir dari Antara, Selasa (17/2).
Hasil pengamatan hilal, berdasarkan data rukyatul hilal yang diterima BMKG, menunjukkan bahwa ketinggian hilal berada di bawah 1,162 derajat dengan sudut elongasi 1,63 derajat. Selain itu, umur bulan juga masih di bawah 2 jam 52 menit 54 detik, dengan fraksi iluminasi sebesar 0,00 persen. Konjungsi yang terjadi pada hari ini tercatat pada pukul 19.01 WIB.
"Saat ini, di Indonesia, tinggi hilal mulai dari minus 2,41 derajat di Jayapura hingga minus 0,93 derajat di Tuapejat, Sumatera Barat. Artinya, hilal tidak dapat terlihat di seluruh Indonesia sore ini," ujar Mamuri.
Seluruh data pengamatan hilal yang terkumpul kemudian akan dikirimkan ke Kementerian Agama (Kemenag) di Jakarta melalui Kantor Kemenag setempat. Data dari Malang ini akan digabungkan dengan hasil pengamatan dari berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Berdasarkan hasil ini, Kementerian Agama akan mengadakan sidang isbat untuk menentukan tanggal 1 Ramadan 1447 H.
Mamuri menambahkan bahwa timnya, bersama dengan Kementerian Agama Kabupaten Malang, telah memutuskan untuk menghentikan pemantauan hilal karena waktu yang semakin mendekati petang, yang membuat tahapan selanjutnya tidak dapat dilaksanakan.
"Setelah Maghrib, hilal dipastikan tidak terlihat karena bulan sudah bergerak ke bawah dan posisinya juga minus," jelasnya. (Ant/Z-10)
Kenapa harus ada sidang isbat untuk menentukan lebaran? Simak penjelasan lengkap dari sisi hukum negara, syariat agama, hingga sains astronomi.
Secara etimologi, hilal berasal dari bahasa Arab yang berarti bulan sabit. Dalam dunia astronomi, hilal adalah bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadinya konjungsi
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengamati posisi hilal menggunakan teleskop di Gedung Observasi Hilal BMKG, Kelurahan Afe Taduma, Ternate.
Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan pemantauan hilal penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah dipusatkan di Bantul. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat sore ini.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ia mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved