Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH hari keenam pencarian intensif, Tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua black box pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kotak hitam yang terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) itu diserahterimakan secara resmi dari Basarnas kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kamis (22/1).
Penemuan ini menjadi titik terang krusial untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat sewaan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) yang mengangkut 10 orang dalam rute Yogyakarta-Makassar, Sabtu 17 Januari 2026.
"Alhamdulillah pada hari ke-5, tim SAR gabungan telah menemukan black box dari pesawat. Penemuan ini merupakan tahapan krusial untuk mendukung proses investigasi," tegas Kepala Basarnas, Letjen TNI Muhammad Syafii, dalam acara serah terima di Makassar.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI, Polri, dan relawan yang terlibat dalam operasi di medan berat.
Meski black box telah ditemukan, operasi SAR tetap berjalan dengan prioritas pencarian dan evakuasi korban. "Kita akan evaluasi pada hari ke-7. Keputusan perpanjangan operasi akan kami sampaikan kemudian," tambahnya.
Menerima kedua perangkat penting tersebut, Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyatakan bahwa analisis segera akan dilakukan. Ia menjelaskan peran vital masing-masing black box.
CVR, ujarnya, merekam empat kanal suara, yaitu komunikasi pilot dengan Menara Lalu Lintas Udara (ATC), percakapan antar pilot di kokpit, komunikasi kokpit ke kabin, dan semua suara di dalam kokpit. Sementara FDR mencatat sekitar 88 parameter data penerbangan seperti ketinggian, kecepatan, dan posisi.
"Dengan data dari FDR dan CVR, kita tidak bekerja berdasarkan kira-kira. Kita akan ungkap penyebabnya dengan tepat berdasarkan data akurat," papar Soerjanto di hadapan Wakil Menteri Perhubungan, Gubernur Sulsel, dan para pejabat yang hadir.
Ia juga meluruskan istilah black box yang sesungguhnya berwarna jingga terang agar mudah ditemukan di lokasi reruntuhan. "Disebut black box karena sebelum dibuka, datanya 'gelap' atau belum kita ketahui," jelasnya.
Soerjanto menegaskan tujuan utama investigasi adalah lesson learned. "Kita ingin belajar dari kejadian ini agar kecelakaan serupa tidak terulang. KNKT akan terbitkan laporan investigasi dan rekomendasi perbaikan keselamatan,"katanya.
Rekomendasi mendesak bahkan bisa dikeluarkan sebelum laporan akhir selesai jika dibutuhkan.
Bahkan, Soerjanto mengaku semula pesimistis black box bisa ditemukan mengingat kondisi medan yang ekstrem. "Kondisi lokasi sangat ekstrem. Alhamdulillah, berkat doa dan kerja keras tim SAR, kedua black box ini berhasil ditemukan," akunya. (LN/E-4)
TIM SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi sembilan bagian tubuh (body part) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung.
KNKT membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 hari untuk memeriksa black box pesawat Indonesia Air Transport tipe ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung
Jenazah salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya berhasil diidentifikasi sebagai Deden Maulana, seorang laki-laki penumpang pesawat nahas tersebut.
MEMASUKI hari kelima operasi pencarian, Tim SAR berhasil menemukan korban ketiga jatuhnya pesawat ATR 42-500.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim Basarnas menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3+ registrasi HR-3601.
KNKT membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 hari untuk memeriksa black box pesawat Indonesia Air Transport tipe ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan yang berada di lapangan telah menemukan empat komponen yang diduga merupakan black box pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (17/1) lalu.
TIM SAR gabungan mengonfirmasi keberadaan ekor pesawat ATR 42-500 dan akan segera mengevakuasi black box atau kotak hitam yang berada di bagian tersebut.
Di tengah proses evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, istilah black box atau kotak hitam kembali menjadi pusat perhatian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved