Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 hari untuk memeriksa black box pesawat Indonesia Air Transport tipe ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono usai menerima black box dari Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Moh Syafi’i di Kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1).
Setelah diterima, KNKT akan membuka dan mengunduh data dari Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Data tersebut kemudian diverifikasi sebelum masuk tahap analisis mendalam.
“Setelah data diunduh, kami pastikan kualitasnya terlebih dahulu. Jika data baik, baru kami analisis. Proses ini membutuhkan waktu sekitar lima sampai sepuluh hari,” ujar Soerjanto di area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Ia menegaskan seluruh pemeriksaan black box akan dilakukan di kantor KNKT. Hasil analisis akan menjadi dasar laporan investigasi resmi dan rekomendasi keselamatan penerbangan.
Dalam kesempatan itu, Soerjanto juga menekankan bahwa KNKT memiliki kewenangan penuh untuk menyelidiki kecelakaan transportasi, termasuk insiden pesawat ATR 42-500 tersebut.
“Ditemukannya black box ini bertujuan menjawab secara pasti penyebab kecelakaan, bukan berdasarkan dugaan,” tegasnya.
Soerjanto menjelaskan, pesawat dilengkapi dua jenis black box. CVR merekam empat kanal suara, meliputi komunikasi pilot dengan pengatur lalu lintas udara (ATC), percakapan antar pilot, komunikasi kokpit dengan kabin, serta seluruh suara di dalam kokpit. Sementara FDR mencatat sekitar 88 parameter penerbangan, seperti ketinggian, kecepatan, dan posisi pesawat.
“Dengan data FDR dan CVR, kami bekerja berdasarkan fakta dan data akurat,” katanya di hadapan Wakil Menteri Perhubungan, Gubernur Sulawesi Selatan, dan pejabat lainnya.
Ia juga meluruskan istilah black box yang kerap disalahpahami. Perangkat tersebut sebenarnya berwarna jingga terang agar mudah ditemukan. “Disebut black box karena sebelum dibuka, isi datanya masih ‘gelap’ atau belum diketahui,” jelasnya.
Menurut Soerjanto, tujuan utama investigasi adalah lesson learned untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan. “KNKT akan menerbitkan laporan investigasi beserta rekomendasi perbaikan keselamatan. Jika diperlukan, rekomendasi mendesak dapat dikeluarkan sebelum laporan akhir rampung,” pungkasnya. (Z-10))
TIM SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi sembilan bagian tubuh (body part) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung.
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport hilang kontak dan ditemukan jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, diduga akibat masalah mesin.
Polisi kumpulkan data 8 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik IAT. Proses identifikasi menunggu evakuasi jenazah di Sulsel.
Sosok Captain Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami insiden jatuh, dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan memiliki kepedulian sosial tinggi
TIM SAR mendirikan tenda di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan setelah penemuan badan dan ekor pesawat ATR 42 -500
Kita semua prihatin atas tragedi ini dan doa terbaik kita untuk keluarga korban.
akses pendakian ke Gunung Bulusaraung ditutup menyusul berakhirnya operasi SAR kecelakaan pesawat milik Indonesia Air Transport, ATR 42-500.
Sosok Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenang rekan-rekannya sebagai figur senior.
Sebanyak tiga jenazah korban kecelakaan jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Maros diserahterimakan dari keluarga ke negara untuk dimakamkan secara kedinasan.
Kapolda Sulsel menyatakan tim gabungan telah menyelesaikan proses identifikasi terhadap 10 orang korban, yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang.
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, akan mengevaluasi kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved