Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Sosok Pilot Pesawat ATR 42-500, Andy Dahananto, Dikenal Ramah dan Peduli Lingkungan

Jepri Junaedi
19/1/2026 17:01
Sosok Pilot Pesawat ATR 42-500, Andy Dahananto, Dikenal Ramah dan Peduli Lingkungan
Profil Pilot Pesawat ATR 42-500, Andy Dahananto.(Dok. Facebook)

KABAR duka menyelimuti warga Perumahan PWS, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Sosok Captain Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami insiden jatuh, dikenal sebagai pribadi yang ramah, rendah hati, dan memiliki kepedulian sosial tinggi di lingkungan tempat tinggalnya.

Sejak Senin (19/1) rumah Captain Andy Dahananto tampak sepi. Meski demikian, sebuah tenda telah terpasang di depan rumah, serta terlihat satu karangan bunga ucapan duka cita yang dikirimkan oleh Direktur Lion Group, Captain Daniel Putut, sebagai bentuk belasungkawa.

Dikenal Aktif dan Peduli Lingkungan

Warga dan tetangga terdekat mengaku sangat terkejut atas insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang dipiloti Captain Andy. Selama tinggal di lingkungan Perumahan PWS Tigaraksa, almarhum dikenal sebagai sosok yang tidak hanya ramah, tetapi juga sangat peduli terhadap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Menurut pengakuan Subandi, tetangga sekaligus orang yang tinggal tepat di samping rumah Captain Andy, sang pilot kerap memperhatikan kondisi sekitar rumah. Bahkan, jika menemukan lampu penerangan jalan mati, Captain Andy langsung meminta agar segera diperbaiki dengan biaya pribadi.

“Pak Andi itu orangnya perhatian sekali. Soal kebersihan, lampu lingkungan, sampai keamanan, benar-benar dijaga. Kalau ada lampu mati, langsung beliau suruh beli, uang dari beliau,” ujar Subandi.

Subandi juga menuturkan, ketika tidak sedang menjalankan tugas terbang, Captain Andy sering berkeliling lingkungan, berbincang dengan warga, dan berbagi pengalaman. Obrolan santai tersebut bahkan kerap berlangsung hingga berjam-jam.

Keluarga Bertolak ke Makassar

Dari informasi yang diperoleh warga, istri dan dua anak Captain Andy Dahananto telah bertolak ke Makassar sejak Minggu sore. Keberangkatan tersebut dilakukan untuk keperluan pendataan antemortem dan tes DNA sebagai bagian dari proses identifikasi korban.

Captain Andy diketahui memiliki dua orang putra. Salah satu anaknya masih berada di Tangerang, sementara yang lain ikut berangkat ke Makassar bersama sang ibu.

Sebagai tetangga, Subandi berharap agar apa pun yang terjadi, seluruh penumpang dan kru pesawat dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami semua berdoa, semoga penumpang dan pilot bisa ditemukan dengan selamat,” tambahnya.

Pesawat Dilaporkan Hilang Kontak

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 dengan rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, saat akan melakukan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Pesawat tersebut diketahui membawa 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya