Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Capt Andy Dahananto, Pilot Senior yang Loyal dan Berdedikasi Tinggi

Andhika Prasetyo
26/1/2026 07:48
Capt Andy Dahananto, Pilot Senior yang Loyal dan Berdedikasi Tinggi
Mendiang Capt Andy Dahananto(Indonesia Air Transport)

Sosok Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenang rekan-rekannya sebagai figur senior dengan dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap profesi penerbangan. Salah satu sahabat almarhum, Capt Djarot Harnanto, menyebut Andy sebagai pribadi yang sepenuhnya mengabdikan diri pada dunia aviasi.

“Beliau adalah orang yang sangat loyal terhadap profesi dan institusinya. Dedikasinya luar biasa,” ujar Djarot.

Djarot mengisahkan awal perkenalannya dengan Andy saat sama-sama menempuh pendidikan di Juanda Flying School pada periode 1985-1987. Keduanya satu angkatan dan pernah tinggal satu kamar di asrama. Pengalaman itu membuat hubungan persahabatan mereka terjalin erat sejak awal.

Menurut Djarot, sejak masa pendidikan, Andy dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, humoris, cerdas, dan santun terhadap siapa pun.

“Almarhum adalah pribadi yang menyenangkan, lucu, pintar, dan sangat menghormati orang lain,” katanya.

Kesetiaan Andy terhadap profesi juga tercermin dari perjalanan kariernya. Sejak lulus sekolah penerbangan hingga berkiprah sebagai pilot di Indonesia Air Transport (IAT), ia tidak pernah berpindah perusahaan. Bagi Djarot, hal tersebut menjadi bukti konsistensi dan integritas yang patut diteladani oleh generasi penerbang muda.

“Beliau tidak pernah pindah-pindah. Itu luar biasa dan menurut saya sangat pantas dijadikan panutan,” ungkapnya.

Beberapa pekan sebelum tragedi terjadi, Djarot mengaku masih sempat berkomunikasi dengan Andy melalui panggilan video grup bersama rekan-rekan seprofesi. Mereka bertukar kabar dan berdiskusi seputar dunia penerbangan. Ia pun menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Saya berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan seluruh amal ibadahnya diterima. Saya percaya semuanya sudah dipersiapkan, dan ini adalah akhir yang baik bagi beliau,” katanya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan jasad Capt Andy Dahananto bersama sembilan korban lainnya dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500. Jenazah almarhum diterbangkan dari Makassar menuju Jakarta pada Sabtu (24/1) malam melalui Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Setibanya di Jakarta, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan disemayamkan di rumah duka di Perumahan PWS Tigaraksa, Desa Margasari, Kabupaten Tangerang. Almarhum kemudian dimakamkan di TPU Ranca Sadang, Desa Sodong, pada Minggu (25/1). (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya