Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang terpantau stabil pada awal 2026. Kondisi tersebut didukung oleh pasokan barang yang lancar di sejumlah pasar, termasuk Pasar Bintan Center.
Berdasarkan laporan harian Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang per 20 Januari 2026, tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan pada komoditas pangan utama.
Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Disdagin Tanjungpinang, Riyanto, mengatakan secara umum harga kebutuhan pokok masih terkendali.
“Secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Tanjungpinang masih stabil. Pasokan barang juga relatif aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, beberapa komoditas seperti cabai dan sayur justru mengalami penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir. Fluktuasi harga, menurutnya, dipengaruhi oleh faktor cuaca serta ketersediaan pasokan dari daerah pemasok.
“Sejauh ini belum ada lonjakan harga yang mengkhawatirkan,” katanya.
Kondisi stabil tersebut juga diakui para pedagang. Norriyah, 45, pedagang sembako di Pasar Bintan Center, menyebut harga beras, gula, dan minyak goreng tidak mengalami perubahan berarti sejak awal tahun.
“Harganya masih normal. Kalau sayur dan cabai memang naik turun, tapi sekarang malah cenderung turun,” ujarnya.
Pedagang sayur lainnya, Andi, 33, mengatakan pasokan dari distributor masih lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan barang di pasaran.
“Barang masuk normal, jadi harga bisa dijaga. Pembeli juga masih ada,” katanya.
Disdagin Tanjungpinang bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan pasar secara rutin serta berkoordinasi dengan distributor dan pedagang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan. Pasokan bahan pokok di pasar saat ini dinilai masih aman dan mencukupi.(H-2)
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga harian di pasar-pasar tradisional untuk mendeteksi potensi kenaikan harga sejak dini.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Cabai rawit, lanjutnya, sempat turun di angka Rp45.000 tapi sekarang naik lagi menjadi Rp80.000 per kilogram.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada September 2025 Provinsi Gorontalo mengalami deflasi bulanan sebesar 0,12 persen.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
KENAIKAN harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, yang menembus hampir Rp1 juta per karung memicu respons cepat pemerintah.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved