Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal memasuki pekan ketiga bulan ini. Sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar pascaperayaan Natal dan Tahun Baru.
Pantauan Media Indonesia di Pasar Gedhe Klaten, Minggu (11/1), harga sejumlah bahan kebutuhan pokok kini menunjukkan tren penurunan. Di sisi lain, pasca-Natal dan Tahun Baru pedagang mengeluh penjualan sepi.
Kepala Pasar Gedhe Klaten, Purwadi, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pasca-Natal dan Tahun Baru harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional ini mulai normal. Pun, stabilitas pasokan dan stok aman.
Harga sejumlah komoditas pangan telah kembali normal, seperti cabai rawit merah saat ini Rp33.000 per kg, cabai rawit hijau Rp50.000 per kg, cabai besar merah Rp32.000 per kg, dan cabai keriting Rp30.000 per kg,
Kemudian, bawang merah di pedagang rata-rata dijual Rp40.000 per kg, bawang putih Rp33.000 per kg, beras medium IR 64 Rp14.000 per kg, beras Bulog SPHP Rp62.500 per pak 5 kg atau Rp12.500 per kg.
Minyak goreng, harga pekan ini minyak curah Rp16.500 per liter, premium Rp21.000 per liter, dan Minyak Kita Rp18.000 per liter, telur ayam Rp28.000 per kg, daging ayam Rp32.000, dan daging sapi Rp125.000 per kg.
Untuk gula pasir curah harga jual pedagang rata-rata Rp16.500 per kg dan gula pasir kemasan Rp18.000 per kg, ikan segar bandeng Rp35.000 per kg, ikan tongkol Rp35.000 per kg, dan ikan teri Rp30.000 per kg.
Salah satu pedagang Pasar Gedhe Klaten, Tina, saat ditemui mengatakan bahwa harga bahan kebutuhan pokok masyarakat kini beranjak normal, kecuali beras masih bertahan di atas harga eceran tertinggi (HET).
Beras medium di pedagang pasar rata-rata dijual Rp14.000-Rp14.500 per kg, sedangkan beras premium atau beras khusus produk Klaten, seperti Rojolele atau Mentik Wangi, harga bertahan Rp16.000-Rp16.500 per kg.
“Terkait pengunjung pasar, sekarang sepi. Memang, pasar sempat ramai saat liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tetapi, sekarang situasi pasar ini kembali sepi pengunjung,” ungkap pedagang sembako tersebut. (H-2)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Harga kedua komoditas itu turun sebesar 5,53 persen untuk bawang merah dan 1,25 persen bawang putih honan. Harga bawang merah kini menjadi Rp38.968 per kilogram.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Harga cabai merah di Aceh melonjak hingga Rp60.000 per kg saat Lebaran 2026. Simak penyebab dan pantauan harga terbaru di Pasar Pante Teungoh Sigli.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved