Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNCUL kabar bahwa Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pejabat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus pengisian perangkat desa (perades) tahun 2024.
Pantuan Media Indonesia, kondisi di Pendopo Bupati Pati hanya terlihat mobil dinas bupati berwarna putih yang terparkir sejak pagi.
"Bupati tidak ada di tempat karena sedang di luar kota dengan menggunakan kendaraan lainnya," kata Ajudan Bupati Pati Raihan saat dikonfirmasi.
Sementara itu Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra maupun Pj Sekda Pati Teguh Widiatmoko belum bersedia menemui wartawan. Ketika dihubungi, ia tidak memberikan jawaban.
Camat Jaken Tri Agung Setiawan juga disebut-sebut turut menjalani pemeriksaan oleh lembaga antirasuah. Rumor yang beredar terkait operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK itu berlangsung pada dini hari, awal pekan ini.
Pemeriksaan itu dikabarkan dilakukan di Polres Kudus oleh tim penyidik.
Selain di Polres Kudus, pemeriksaan juga dikabarkan terjadi di lokasi terpisah.
Adapun, pemeriksaan Camat Jaken, Tri Agung Setiawan dilakukan di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang. (H-4)
Isu OTT KPK di Pati menghebohkan publik. Bupati Pati Sudewo disebut ikut diperiksa terkait dugaan jual beli jabatan perangkat desa. Simak fakta dan klarifikasinya.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggencarkan penggeledahan untuk mencari barang bukti dalam kasus dugaan pemerasan dalam proses seleksi calon perangkat desa di Kabupaten Pati.
KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pati, Riyoso.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan turut mencermati polemik pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud senilai Rp8,5 miliar yang menjadi sorotan publik.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan korupsi terkait pengurusan cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (27/2) setelah datang dan memulai penggeledahan di rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pati Riyoso di Desa Ngarus Kecamatan Pati
KPK bongkar taktik pegawai Bea Cukai inisial SA yang kelola uang gratifikasi di safe house Ciputat. Uang Rp5,19 miliar disita terkait kasus impor barang KW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved